
Katakepri.com, Batam – Sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Batam Tahun 2027 yang digelar di Grand Ballroom Grand Mercure Batam Centre, Kamis.
Kegiatan perencanaan pembangunan tahunan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Wakil Ketua I Aweng Kurniawan, serta Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda.
Dari kalangan anggota DPRD Kota Batam, tampak hadir Anwar Anas, Muhammad Yunus, Sulaiman, Suryanto, Siti Nurlailah, Ahmad Surya, Muhammad Rudi, Hery Herlangga, Amirsyah, serta Gabriel Shafto Ara Anggito Sianturi.
Selain unsur legislatif Kota Batam, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Ismeth Abdullah, sejumlah anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Turut hadir pula para pejabat dari Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Musrenbang tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan unsur Forkopimda atas kolaborasi yang telah terjalin dalam membangun Kota Batam.
Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap Musrenbang ini dapat menyelaraskan pokok-pokok pikiran DPRD dengan program-program pembangunan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga meminta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat untuk mengikuti seluruh rangkaian Musrenbang dengan baik agar mampu menghasilkan rumusan program pembangunan yang tepat sasaran.
“Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, kita berharap pembangunan dapat semakin mempercepat terwujudnya Batam yang maju dan kompetitif serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang berkaitan dengan pelaksanaan serta perumusan program pembangunan daerah sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan Kota Batam ke depan. (Adv)





