Hino Faisal Soroti Dugaan Keracunan MBG di Palmatak, DPRD Anambas Desak Evaluasi Total

Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Hino Faisal menyoroti insiden keracunan massal di Anambas

KataKepri.com, Anambas – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dari Partai Demokrat, Hino Faisal, menyoroti serius insiden dugaan keracunan massal yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, (15/04) di Kecamatan Palmatak. Peristiwa tersebut menyebabkan ratusan warga mengalami keluhan kesehatan dan harus mendapat penanganan di RSUD Palmatak.

Hino yang turun langsung meninjau kondisi rumah sakit pada Kamis, (16/04), menyebut situasi saat itu sempat berada dalam kondisi serius akibat membludaknya pasien.

“Pasien membludak, ruang tidak mencukupi. Ini bukan kejadian biasa,” tegas Hino.

Lonjakan pasien membuat tenaga kesehatan bekerja ekstra. Sejumlah warga terpaksa ditangani menggunakan fasilitas tambahan, termasuk bantuan tempat tidur darurat untuk mengatasi keterbatasan ruang perawatan.

Meski sebagian besar pasien kini berangsur pulih dan telah dipulangkan, Hino menilai kejadian tersebut tidak bisa dipandang ringan.

“Ini sudah masuk kategori kejadian luar biasa. Tidak bisa dianggap sepele. Harus ada evaluasi total,” ujarnya.

Anggota DPRD Anambas, Hino Faisal mengunjungi langsung korban dugaan keracunan massal yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis di Rumah Sakit.

Menurutnya, perhatian utama kini harus diarahkan pada sistem pelaksanaan program MBG, mulai dari kelayakan dapur pengolahan, standar kebersihan makanan, hingga kepatuhan terhadap prosedur operasional standar (SOP).

“Kalau sebelumnya aman, kenapa sekarang bisa terjadi? Ini yang harus dibongkar sampai tuntas,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dipastikan akan memanggil seluruh pihak terkait guna meminta penjelasan serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Semua harus diperiksa. Jangan sampai program yang seharusnya menyehatkan justru membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Di tengah kondisi darurat itu, Hino juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis RSUD Palmatak yang dinilai sigap menangani lonjakan pasien.

“Tenaga medis bekerja luar biasa. Tanpa mereka, situasi bisa jauh lebih buruk,” pungkasnya. (Adv)