
Katakepri.com, Tanjungpinang – SMA Maitreya Tanjungpinang kembali menunjukkan kualitasnya di dunia olahraga pelajar setelah berhasil merebut gelar juara pertama cabang bulutangkis pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Kota (POPKOT) Tanjungpinang 2025.
Prestasi tersebut dipastikan melalui kemenangan gemilang atlet muda mereka, David Chua, yang tampil dominan sejak awal kompetisi. Dalam partai final, David sukses mengatasi perlawanan sengit dari Noval, wakil SMA Negeri 2 Tanjungpinang.
Pertandingan puncak yang berlangsung di GOR Badminton Abhimata Hall, Jalan Srikaton, pada Kamis (7/8/2025), berlangsung dalam ritme cepat dengan intensitas tinggi. Baik David maupun Noval sama-sama menunjukkan teknik dan ketenangan luar biasa di lapangan.
Namun, keunggulan strategi dan kontrol permainan membuat David tampil lebih konsisten pada momen-momen krusial, hingga akhirnya memastikan kemenangan dan mengantar SMA Maitreya keluar sebagai juara POPKOT 2025.
Usai laga final, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, turun langsung menyerahkan medali dan piagam kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka.
Ruli menjelaskan bahwa penyelenggaraan POPKOT 2025 melibatkan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kota Tanjungpinang. Ajang ini digelar sejak 28 Juli hingga 2 Agustus dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan sekolah.
Menurutnya, seluruh sekolah yang memiliki atlet bulutangkis dipersilakan mengikutsertakan wakil terbaik mereka, sehingga kompetisi benar-benar menghadirkan persaingan sehat antar pelajar.
Para juara dari setiap cabang olahraga nantinya akan dipantau kembali untuk mengikuti proses seleksi lanjutan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Kepulauan Riau 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Karimun.
“Hanya tiga atlet terbaik yang akan kami kirim ke tingkat provinsi. Mereka harus melewati tahap seleksi tambahan untuk memastikan kesiapan mental dan fisik,” ujar Ruli.
Ia menegaskan bahwa POPKOT bukan hanya wadah bertanding, tetapi merupakan proses penting dalam pembinaan atlet muda berbakat. “Untuk para juara, jangan cepat puas. Terus berlatih, jaga kedisiplinan, dan tetap rendah hati. Karena nantinya mereka akan membawa nama baik Tanjungpinang,” tutupnya. (Adv)





