Abai Terhadap Cagar Budaya, Tokoh Pemuda Kecewa Dengan Pemko dan DPRD Tanjungpinang

Katakepri.com, Tanjungpinang – Said Ahmad Syukri, Pemuda Melayu Tanjungpinang menyayangkan sikap Pemerintah Kota dan DPRD Tanjungpinang yang terkesan melakukan pembiaran terhadap Komplek Pemakaman Daeng Celak dan Daeng Marewah yang terletak di Sei Carang.

Menerima informasi bahwasanya tanah di Komplek pemakamam tersebut akan mengalami ambles membuat Said marah dan kecewa dengan pemerintahan saat ini.

Said menganggap Pemko dan DPRD Tanjungpinang sudah tidak peduli lagi dengan aset sejarah Melayu di Tanjungpinang itu

“Jangan lah kita sesuka hati perut kita saja, tidak menghargai leluhur yang sudah buat Kota ini seperti sekarang. Janganlah lupakan sejarah,” ucap Said.

“Sebagai anak Melayu dan tempatan saye sangat kecewa pada Pemko dan DPRD yang seolah tidak serius ngurus lahan yang sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya itu,” jelas Said.

(Kondisi Makam Daeng Celak dan Daeng Marewah yang retak dan tak terawat terletak di Sei Carang)

Ia menyayangkan sikap Pemko yang sedari awal tidak bisa mendudukan permasalahan area lahan pemakaman itu.

“Itu masalahnya, lahan area tersebut terbatas sebagian sudah dikuasi pihak atau oknum tanah yang mengklaim kalau sekitaran pemakaman itu tanah mereka. Kita sangat sayangkan, Pemerintah kota tidak bisa dudukkan masalah area tersebut. Harusnya ada ambang batas,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang, Wan Rafiwar ketika dimintai tanggapan melalui sambungan WhatsApp perihal masalah tersebut enggan besuara.

“Permasyaalah Makam ini sudah sering dibicarakan, tanye aje ke Dinas Parawisata ( Dinas yang terkait dengan Cagar Budaya ) dan Pemko Tanjungpinang ),” tulisnya singkat.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun awak media ini, Kerajaan Riau Lingga dan Kerabat dalam waktu dekat akan mendatangi Pemko dan DPRD Tanjungpinang untuk menindak lanjuti informasi amblasnya Komplek Pemakaman Daeng Celak dan Daeng Marewah tersebut. (Angga)