Kepala Dinas Budaya Pariwisata Sambut Baik Haul Sultan Riau Lingga Di Pulau Penyengat

Katakepri.com, Tanjungpinang – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, menghadiri  Haul Sultan Abdurrahman Mu’azzam Syah Ibni Yang Dipertuan Muda (YDM) Raja Muhammad Yusuf Al Ahmadi, Sultan Riau-Lingga (1885-1911), di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepri, Selasa (28/2/2023).

Haul merupakan tradisi untuk mendoakan sekaligus mengenang jasa Sultan Abdurrahman. Tradisi kenduri ini, diperkirakan sudah dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Lingga sejak zaman Kesultanan dan sampai saat ini masih kekal dilestarikan. 

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri menyambut baik adanya kegiatan haul Sultan Abdurrahman, yang dilaksanakan oleh Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga.

Menurutnya, kegiatan ini selain mempererat tali silaturahim diantara para kerabat dan keluarga zuriat, juga menjadi salah satu upaya untuk melestarikan tradisi yang pernah ada sejak masa Kesultanan. 

“Kami sambut baik silaturahim ini. Mudah-mudahan melalui haul ini kekerabatan kita semakin terjalin dengan baik dan tradisi ini tetap terjaga dan terus dilestarikan,” ucap Nazri. 

Sebelumnya, Ketua Panitia Haul Sultan Abdurrahman, Tengku Fuad menyampaikan kegiatan haul ini dilaksanakan untuk mengenang dan mendoakan Sultan Abdurrahman. 

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terjalin silaturahim dengan kerabat zuriat yang ada di Kepulauan Riau. 

“Tradisi ini sudah ada sejak masa Kesultanan. Kami ingin melakukan sinergi dengan seluruh kerabat zuriat, budayawan, seniman untuk bisa bersama-sama membangun, menjaga, dan melestarikan adat istiadat leluhur kita,” ucapnya.

Acara haul ini, diawali dengan lantunan sholawat oleh seluruh undangan yang hadir, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin Ustadz Abi Alfi Muhammad Ismail. 

Acara turut dihadiri juga, Lurah Penyengat, Candra Agung Lukita, perwakilan Gubernur Provinsi Kepri, unsur Forkopimda, Majelis Nurul Musthafa, serta dosen dan mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepri. (Red)