Ini Kata BMKG RHF Tanjungpinang Tentang Fenomena Matahari Terbenam Lebih Lambat di Berbagai Wilayah

Katakepri.com, Tanjungpinang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang menanggapi isu fenomena matahari terbenam lebih lambat yang berlangsung hingga akhir Januari 2022 nanti.

Menurut Prakirawan BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Miranda Putri Permatasari, matahari terbenam lebih lambat yang dimulai dari tanggal 26 Januari hingga 1 Februari 2022 itu hanya berlaku bagi wilayah di belahan bumi selatan.

“Iya, seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” ucap Miranda.

Walau saat ini Pulau Bintan tidak termasuk kedalam wilayah fenomena matahari terbenam lebih lambat siapa sangka Pulau Bintan juga pernah mengalami fenomena itu meskipun rentang waktunya tidak begitu panjang dari normalnya.

“Pada awal Januari 2022 di Tanjungpinang matahari terbenam pukul 18.08 WIB, kemudian di tanggal 20 an matahari terbenam pukul 18.17 WIB,” jelasnya.

Meski demikian, Miranda mewajarkan fenomena tersebut lantaran sejatinya waktu terbit dan terbenamnya matahari itu memang bervariasi.

“Namun demikian memang waktu terbit dan terbenam matahari bervariasi,” pungkasnya. (Angga)