Katakepri.com, Tanjungpinang – Penumpang kapal ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang meningkat pasca dihapusnya antigen sebagai syarat keberangkatan oleh Gubernur Kepri pada Selasa (05/10) lalu.
Menurut informasi Seksi Keselamatan Berlayar (Kesbel) KSOP Tanjungpinang, A. Marta Wilaya, beberapa hari pasca penghapusan, penumpang kapal ferry mengalami kenaikan 5 sampai 10 persen.
Kenaikan ini didominasi para penumpang tujuan Tanjungpinang – Batam. Sementara penumpang antar pulau, tujuan Tanjungpinang – Karimun dan Tanjungpinang – Lingga masih normal.
“Untuk penumpang dalam satu dua hari ini ada kenaikan sedikit yang diperkirakan 5 sampai 10 persen,” kata dia.

Dengan adanya kenaikan ini , Yayan, berencana menambah trip pelayaran kapal tujuan Tanjungpinang – Batam yang tadinya 6 trip menjadi 8 hingga 9 trip perhari.
“Rencananya sekarang ini akan ada 9 trip untuk keberangkatan kapal tujuan Tanjungpinang – Batam, ” sebut Yayan.
Sementara untuk kapasitas penumpang kapalnya sendiri, Yayan mengaku masih memakai aturan lama. Dimana, satu ferry hanya diperbolehkan mengangkut penumpang 60 persen dari kapasitas muatan.
“Untuk kapasitas kapal, tetap kita berlakukan seperti biasa sesuai Protokol Kesehatan (Proses) Covid-19. Dimana kapal hanya boleh mengangkut 60 persen dari pada kapasitas, ” tuturnya.
Lain halnya dengan rute domestik, rute internasional di Pelabuhan SBP masih tampak sepi.
Sebagai kepala pos, Yayan mengaku belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak agen mengenai kapan beroprasinya kapal internasional tersebut.
“Terkait rute internasional, sampai sekarang kami masih terus menunggu informasi dari mereka (agen kapal internasional : Red), ” pungkasnya. (Angga)






