Usai Diperiksa, Azis Menyayangkan Adanya Pelaporan Dugaan Korupsi di PT Pelabuhan Kepri

Katakepri.com, Tanjungpinang – Setelah satu jam diperiksa, Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Aziz Kasim Djou keluar dari ruang pemeriksaan Kejati Kepri.

Aziz yang saat itu mengenakan baju batik putih seketika itu langsung menuju mobilnya.

Dengan terburu-buru Aziz mengakui bahwa kedatagannya dan Huzrin Hood ke Kejati Kepri itu terkait dengan kinerja PT Pelabuhan Kepri.

“Tentang kinerja PT Pelabuhan Kepri yang sudah berlangsung, termasuk kapal Lintas Kepri,” ucapnya.

Aziz tampak marah ketika kehadirannya di Kejati Kepri itu dikategorikan kedalam pemeriksaan lantaran menurutnya ia hanya memberikan klarifikasi.

“Ini bukan pemeriksaan ini hanya klarifikasi, dalam suratnya sudah jelas berbunyi permintaan keterangan, kalau pemeriksaan tentu sudah ada tersangkanya,” kata Aziz kesal.

Kejati dalam hal ini Kasi Intel menurut Aziz hanya meminta keterangan dan data-data yang menyangkut tentang PT Pelabuhan Kepri.

“Kita akan penuhi permintaan Kejati Kepri itu supaya yang melaporkan tau bahwa tidak ada orang di PT Pelabuhan Kepri itu yang berniat untuk korupsi, camkan itu,” ucap Aziz.

Aziz sendiri mengaku masih bingung saat disinggung kebenaran dan keterlibatannya dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pelabuhan Kepri tersebut.

Bahkan ia merasa sedih dan kasihan dengan salah satu tokoh Kepri Huzrin Hood yang dikait-kaitkan dengan kasus dugaan korupsi ini.

“Saya masih bingung kalau orang banyak nuduh PT Pelabuhan Kepri itu korupsi, sementara yang saya ketahui tidak ada PT Pelabuhan Kepri itu korupsi. Dan apakah mungkin seorang Datok Huzrin Hood yang merupakan tokoh Kepri itu korupsi, kan itu tidak mungkin, kasihan sekali,” jelasnya.

Aziz begitu amat menyayangkan dengan adanya laporan kasus dugaan korupsi ini lantaran akan berdampak besar pada citra PT Pelabuhan Kepri nantinya.

“Jangan sampai PT nya kalian masyarakat Kepri (PT Pelabuhan Kepri red) buat orang tidak berani untuk duduk,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Mantan Direktur PT Pelabuhan Kepri, Huzrin Hood dan Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Aziz Kasim Djou diperiksa Kejati Kepri.

Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi terhadap direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pelabuhan Kepri.

Pada pemeriksaan tersebut Huzrin Hood keluar terlebih dahulu dari ruang pemeriksaan. Kepada media Huzrin mengaku tidak bisa melanjutkan karena kurang enak badan. (Angga)