Katakepri.com, Tanjungpinang –
Dalam rangka mengawal Pilkada Damai, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar Ngobrol pagi (ngopi) dengan Tema solusi menertibkan Media Sosial pada Pilkada, bertempat di kedai Kopi Abah Bintan Center KM 9 Tanjungpinang.
Diskusi pada selasa (28/02) pagi hari tadi, juga turut serta dihadiri Pejabat WaliKota Tanjungpinang, Raja Ariza, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardianto Tedjo Baskoro, Calon Walikota Lis Darmansyah, Ketua tim pemenangan Lis-Maya Suparno, Ketua tim pemenangan Syahrul-Rahma, Ade Angga, Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Mahasiswa Umrah dan beberapa instansi terkait.
Dalam diskusinya Aliansi Jurnalis Indepnden (Aji) menegaskan akan mengkedepankan Independensi Jurnalis di Pilkada 2018.
Selain itu, Aji juga mengharapkan masyarakat Kota Tanjungpinang untuk tidak terjerat oleh akun-akun palsu di Media Sosial, karena sangsi yang akan didapat akun palsu penyebar fitnah dan sara tersebut ialah hukuman pidana 6 tahun penjara.
Di kesempatan yang sama, salah satu Calon Walikota Lis Darmansyah turut serta mengajak warga masyarakat untuk tetap menjaga koridor kampanye di Media Sosial.
“Saya juga harapkan Panwaslu jangan hanya menunggu bola, tapi menjemput bola,” kata Lis Darmansyah, Calon Walikota Tanjungpinang.
Di tempat yang sama Ade Angga Ketua Tim pemenangan Paslon Syahrul-Rahma, menyampaikan Tim Sabar tidak terlalu khawatir dengan hoax yang beredar di media sosial, karena tim cyber Sabar mengkampanyekan ide serta gagasan.
“Tim Sabar tidak khawatir terhadap hoax-hoax yang beredar di media sosial, karena masyarakat sudah cerdas, oleh karena itu kedepannya Tim Cyber Sabar akan berkampanye program-program kerja terkait visi dan misi calon”. Ujarnya.
Tak hanya itu Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang Maryamah juga menyatakan siap mengkedepankan netralitas dengan lebih menekankan kordinasi.
“Dalam hal ini kami Panwaslu sudah pasti akan netral dan dalam menindaklanjuti laporan-laporan pelanggaran akan berkiblat pada aturan,” tegas Maryamah.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardianto Tedjo Baskoro juga mengingatkan mengenai netralitas media dalam menjaga Pilkada agar kondusif.
“Media dalam pilkada mempunyai pengaruh yang sangat besar, Baik dan buruknya calon tergantung dengan berita-berita yang beredar, oleh sebab itu pihak media baik dari AJI, IWO dan PWI dituntut independen demi terlaksannya pilkada yang aman serta kondusif”. Tuturnya. (Angga)






