Katakepri.com, Tanjungpinang – Umumnya bayi terlahir normal dengan berat antara 2,9 kilogram hingga 3,6 kilogram, dengan catatan usia kehamilan 31-41 minggu.
Namun bayi yang dilahirkan Vivien Suryaningsih yang berasal dari Letung Anambas di RSUP Ahmad Tabib , Sabtu (17/11) benar-benar istimewa.
Iya, bayi laki-laki yang lahir hari Sabtu sekitar pukul 12.55 itu memiliki berat di atas rata-rata yaitu 5,2 Kilogram. Sudah barang tentu sang bunda dengan susah payah untuk melahirkan bayi menggemaskan itu. Meski sakitnya saat melahirkan setengah mati, rasa itu terobati dengan kemunculan sang jabang bayi laki-laki dengan pipi montok, kulit putih kemerahan dengan rambutnya yang hitam.
Perjuangannya kali ini barangkali melebihi ibu pada umumnya yang melahirkan secara normal. Saking besarnya, bayi ini disebut bayi raksasa (giant baby).

Bobotnya saat lahir bahkan lebih layak dimiliki oleh bayi berusia dua bulan atau lebih.
Memang sang ibu, Vivien berperawakan besar. Tinggi tubuhnya sekitar 155 sentimeter, dirinya dan sanak keluarganya menduga anak yang akan dilahirkannya nanti pasti anak kembar, lantaran kehamilan yang tidak biasa ditambah ada keganjilan-keganjilan dari sang jabang bayi saat masih di perut.
“Anak ini saat di dalam perut tidak sama dengan anak saya yang pertama dia suka nimbul, semua orang menembak kembar,” ujar Vivien saat di wawancara, di RSUP.
Vivien mengatakan, meskipun melahirkan dengan cara Cesar, dirinya tetap tak menyangka akan melahirkan bayi sebesar itu, pasalnya, Dokter menyarankan Cesar lantaran usia kehamilan yang lebih 9 bulan ditambah posisi bayi yang sudah melintang.
“Saya senang sekaligus khawatir takut tidak selamat karena posisi bayinya melintang, Dokter sebelumnya yang berada di Letung Anambas bilang bahwa bayinya 4 Kg, tak disangka setelah lahir 5,2 Kg,” tutur Vivien.
Vivien yang bekerja menjadi guru di Kepulauan Anambas menceritakan bahwa Anak yang dilahirkan sebelumnya, kakak si bayi, yang kini berusia 2 tahun, juga lahir cukup besar, namun masih terbilang normal, dengan bobot 4 kilogram.
“Anak yang pertama perempuan usia 2 tahun waktu lahir pun bobotnya besar 4 Kilogram,” ucapnya.
Meski sudah terbantu dengan BPJS, Vivien, pada kesempatan itu ia berharap adanya perhatian dari Pemerintah yang berbentuk materi maupun non materi untuk ibu yang melahirkan bayi langka seperti dirinya.
“Mudah-mudahan anak ini menjadi anak yang sholeh, berbakti sama orang tua,” ujarnya.
“Alhamdulillah pelayanan disini cukup bagus,” tambahnya lagi.(Angga)






