Fenomena Hacking/Defacing di Kalangan Anak-Anak, Dadang Angkat Bicara

Katakepri.com, Tanjungpinang – Kasus hacking/defacing yang sedang marak di Kota-kota besar di Indonesia yang sebagian besar dilakukan oleh anak-anak yang direkrut untuk tujuan tertentu seperti, radikalisme, sara dan politik membuat Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang Dadang AG angkat bicara.

Dadang saat diwawancarai usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Senggarang mengatakan, pesatnya teknologi disertai kurangnya kontrol orang tua menjadi penyebab utama hal-hal tersebut terjadi.

“Kemajuan teknologi sekarang ini sudah sangat pesat sehingga pemanfaatan teknologi itu tidak hanya bisa dilakukan orang dewasa namun anak-anak juga bisa. Bahkan, mereka lebih pintar,” kata Dadang.

Dadang, selaku Kepala di dunia Pendidikan Kota Tanjungpinang mengatakan, akan terus membentengi anak-anak dengan meningkatkan pendidikan karakter.

“Program pendidikan karakter itu diterjemahkan dari nawacita Presiden. Jika ada anak-anak yang terlibat mereka tidak bisa divonis langsung, mereka harus kita perbaiki bersama dengan orang tuanya,” ucap Dadang.

Menurut Dadang, pendidikan karakter tidak hanya diberikan pemerintah, dinas pendidikan, dan sekolah-sekolah, mereka para orang tua juga harus terlibat didalamnya.

” Sekarang sudah ada kelas-kelas dan komunitas-komunitas orang tua jika ingin bergabung,” ajak Dadang. (Angga)