Katakepri.com, Tanjungpinang – Banjir dengan diameter yang cukup dalam yang melanda beberapa titik jalan protokol Kota Tanjungpinang ketika hujan membuat resah masyarakat.
Banjir dengan kedalaman yang cukup dalam menghambat serta membahayakan masyarakat melakukan aktifitas berkendara.
Titik-titk jalan protokol di Tanjungpinang yang menjadi langganan banjir antara lain, Jalan di depan BLK Km. 8 bawah dan Jalan di depan Pombensin Km. 7.
Akibat banjir yang sering terjadi membuat masyarakat mengeluh pada kinerja pemerintah yang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum itu.
Baca disini
Genangan Air Disertai Lumpur Tebal kala Hujan Turun, Netizen Nilai Pemerintah Lakukan Pembiaran
Menanggapi pemberitaan yang didalamnya terdapat keluhan masyarakat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Hendry, Jumat (02/11) sore, mengatakan sudah terjun dan mengkroscek langsung titik-titik banjir tersebut.
Hendry, mengatakan bahwa pemerintah sudah menyurati pihak pengusaha property terkait banjir disertai lumpur berwarna kuning yang dikeluhkan masyarakat di daerah jalan protokol depan BLK, Km.8 itu
“Banjir di BLK itu terjadi karena kolam yang sudah dibuat itu penuh, akibatnya parit-parit itu tersumbat oleh lumpur bouksit dari bukit yang dipapas dibelakang jalan Km. 8 itu”, papar Hendry kepada awak media ini, di Kantor Camat Tanjungpinang Barat.
Untuk menanggulangi itu pihaknya dan Pemerintah Provinsi sudah mencari pemilik lahan untuk selanjutnya disurati.
“Kami harus mencari dulu pemilik lahan itu, karena itulah sumber dampaknya,” katanya.
Ketika sudah ketemu, sambung Hendry mengatakan, pihaknya akan menyuruh pemilik lahan untuk membuatkan kolam baru beserta batu miring, agar, nanti yang keluar diparit tersebut air tidak lagi lumpur boksit.
Dirinya bersama Pemerintah Provinsi dan pihak-pihak terkait lainya selaku pihak yang bertanggung jawab terhadap kebersihan, di pagi itu sudah mengkroscek langsung lokasi yang sering kebanjiran.
“Kita melakukan langkah-langkah bersama Pemerintah Provinsi, kita juga sudah turun mengecek lokasi dan kita juga sudah buat PD nya. Ya, mudah mudahan kalau provinsi ada anggaran akan dianggarkan,” tutupnya.(Angga)






