Upaya Pelestarian Ekologi dan Lingkungan, FIKP Umrah Akan Gelar Kemahrehabnas V Tanggal 24-26 September Mendatang

Katakepri.com, Tanjungpinang – Demi menyelamatkan populasi hewan Dugong sekaligus Ingin meningkatkan kualitas ekologi, sosial dan ekonomi masyarakat, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, akan menggelar Kegiatan Rehabilitasi
Nasional tahun 2018, Senin (24/09) mendatang.

“Kegiatan Kemahrehabnas 2018 ini tujuannya untuk menggaungkan betapa pentingnya ekosistem padang lamun di Indonesia khususnya di Kepri ini, sebagai upaya untuk melestarikan populasi hewan Dugong,” ujar Nurria Dwi Lestari, steering comitte di kegiatan tersebut Via WhatsApp, Jumat (14/09) sore.

Nurria, dalam kesempatan itu juga menerangkan, bahwa konservasi Padang lamun di Berakit Pulau Bintan akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Daerah itu.

Kegiatan yang di ikuti Mahasiswa manajemen sumberdaya perairan se-Indonesia tersebut sambung Nurria, akan di gelar selama 3 hari dimulai tanggal 24-26 September dengan 4 lokasi yang berbeda. yakni, Laman Boenda, Lagoy Bay Bintan dan Pulau Penyengat.

Nurria juga mengatakan selama 3 hari kegiatan, mahasiswa-mahasiswa itu akan disodorkan dengan 7 kegiatan pokok.

“Hari pertama kita isi dengan kegiatan Seminar nasional dan lomba karya tulis ilmiah, hari kedua kita akan melakukan kegiatan rehabilitasi lamun dan pelepasan tukik, dan pada hari ketiga kita akan melakukan anjangsana, fieldtrip dan Napak tilas ke Pulau penyengat untuk memperkenalkan budaya Melayu,” ujar Nurria.

“Karena keadaan yang kurang memungkinkan karena terbatasnya anggaran yang kami miliki, maka, jumlah peserta yang terdata saat ini hanya berjumlah 50 orang saja,” tambahnya

Kerena keterbatasan anggaran Mahasiswi aktif yang akrab di sapa Ria itu berharap, adanya sokongan materi, dari masing-masing instansi Pemerintah. Agar, kegiatan yang di canangkan sejak Agustus ini dapat terlaksana dengan sebagaimana mestinya.

“Saya mewakili kawan-kawan berharap kepada Pemerintah, direktorat UMRAH dan pengusaha di Kepri dan Kota Tanjungpinang untuk dapat membantu kami mensukseskan kegiatan yang mempunyai nilai jual tinggi untuk Kepri khususnya Tanjungpinang karena nantinya kegiatan ini akan mendatangkan mahasiswa dari masing-masing Universitas di Indonesia,” pungkasnya.(Angga)