Katakepri.com, Anambas – Dalam arahannya, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menekankan bahwa pemerintah daerah terus berupaya secara maksimal untuk memperluas jangkauan manfaat program Tol Laut.
Menurutnya, kehadiran program tersebut tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses logistik yang lebih mudah, terjangkau, dan merata hingga ke wilayah terpencil.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut yang disampaikan Rifanie Komala menegaskan bahwa pengelolaan akun Sistem Informasi Tol Laut (SITOLAUT), berdasarkan laporan yang diterima, masih sering berada di bawah kendali pihak konsaini.
Karena itu, diperlukan penataan yang lebih transparan dan akuntabel guna mendukung kelancaran distribusi logistik.
Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Perhubungan mendorong pemerintah daerah untuk melaksanakan rapat koordinasi yang melibatkan seluruh pihak terkait, khususnya shipper dan konsaini, guna menyamakan persepsi serta memastikan mekanisme operasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, pembagian kewenangan dan pelaksanaan distribusi diharapkan dapat dilakukan secara adil dan transparan.
Kementerian Perhubungan juga menekankan bahwa kewenangan masing-masing pihak harus mengacu pada fakta integritas yang telah disepakati antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, sehingga tidak terjadi tumpang tindih peran maupun penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan program Tol Laut.
Adapun hasil rapat koordinasi tersebut nantinya akan disampaikan secara resmi kepada operator pelayaran, yakni PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), sebagai dasar pelaksanaan operasional di lapangan.
Dengan demikian, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung optimalisasi program Tol Laut di daerah. (*)






