Kunker di Anambas, Gubernur Kepri Berikan Bantuan RT dan RW di Palmatak dan Tarempa

Katakepri.com, Anambas – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengawali kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kepulauan Anambas dengan menyerahkan bantuan RT/RW dan bantuan Operasional Posyandu di balai pertemuan Desa Tebang, Kecamatan Palmatak, Sabtu (9/7). Sebanyak 168 RT dan 63 RW di kecamatan Palmatak mendapatkan bantuan intensif yang menjadi rutinitas Gubernur Ansar dalam kunjungannya ke Kabupaten/Kota lainnya di Kepri.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar mengatakan bantuan untuk RT dan RW ini merupakan apresiasi dan penghormatan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atas kerja keras para ketua RT dan RW yang menjadi ujung tombak pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Menurutnya, melandainya angka pandemi Covid-19 di Provinsi Kepri tidak terlepas dari peran RT dan RW yang menggerakkan PPKM mikro di level masyarakat. 

“Saya memahami betul bagaimana kerja keras bapak ibu sekalian menjadi pelayan dan pembina masyarakat selama masa pandemi, inilah salah satu bentuk apresiasi dari kami untuk pengabdian RT dan RW,” ujar Gubernur Ansar. 

Gubernur Ansar melanjutkan, dana insentif yang diberikan untuk RT dan RW untuk tahun ini yaitu sebesar Rp 1,2 juta per RT dan RW. Meskipun bantuan yang diberikan tidak terlalu besar, namun dirinya menjanjikan jika kedepannya APBD Provinsi Kepri terus meningkat dan pemulihan ekonomi membaij maka besaran bantuan insentif yang diberikan akan semakin membesar. 

“Karena itulah, Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemkab Kepulauan Anambas sangat membutuhkan kerjasama dan sinergitas dari RT dan RW demi mewujudkan pembangunan Kepri yang semakin pesat,” kata Gubernur Ansar. 

Adapun total bantuan yang diberikan Pemprov Kepri untuk Pemkab Anambas adalah sebesar Rp 905 juta, dengan rincian Rp 501 juta untuk 418 orang RT di seluruh Kabupaten Kepulauan Anambas, lalu Rp 213 juta untuk 178 kepala RW di seluruh Kabupaten Kepulauan Anambas. Gubernur Ansar juga menyerahkan bantuan operasional posyandu sebesar Rp 190 juta untuk 38 posyandu yang masing-masing menerima bantuan Rp 5 juta.

Untuk bantuan operasional yang diberikan ke posyandu di Kabupaten Kepulauan Anambas, Gubernur Ansar menegaskan posyandu harus mendapatkan perhatian khusus karena peran posyandu sebagai garda terdepan dalam penanganan stunting dan kesehatan ibu dan anak.