Katakepri.com, Tanjungpinang – Suhu udara panas yang terjadi di sebagian besar wilayah Kepulauan Riau diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir September 2019.Prairawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Bhakti Wira Kusumah menjelaskan, berdasar pengangamatan yang dilakukan, baik regional atau global tidak mendukung terjadinya hujan dalam waktu dekat. Dalam sepekan kedepean cuaca di sebagian besar wilayah Kepri cenderung cerah berawan dengan suhu udara berkisar antara 25-33 derajat celcius. “Kami memproduksi hujan baru akan terjadi pada minggu ketiga, atau bahkan di akhir September,” kata Bhakti, Rabu (11/9/2019).Kendati demikian, Bhakti menyebut jika titik api yang diduga disebabkan oleh pembakaran lahan jauh berkurang.>Pengamatan dilakukan Senin (9/9/2019), di Pulau Bintan hanya terdeteksi satu titik api di kawasan Bintan Utara. “Kebakaran di Bintan Utara ini tidak berpengaruh terhadap kabut asap yang terjadi beberapa hari ini. Kabut asap berasal dari Pulau Kalimantan,” jelasnya.
“Kami memproduksi hujan baru akan terjadi pada minggu ketiga, atau bahkan di akhir September,” kata Bhakti, Rabu (11/9/2019).Kendati demikian, Bhakti menyebut jika titik api yang diduga disebabkan oleh pembakaran lahan jauh berkurang. Pengamatan dilakukan Senin (9/9/2019), di Pulau Bintan hanya terdeteksi satu titik api di kawasan Bintan Utara. “Kebakaran di Bintan Utara ini tidak berpengaruh terhadap kabut asap yang terjadi beberapa hari ini. Kabut asap berasal dari Pulau Kalimantan,” jelasnya. (Red/Hum)






