Katakepri.com, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri dalam konfrensi pers, Kamis (02/05) pagi menyampaikan bahwa pada Bulan Maret tahun 2019 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepri mengalami peningkatan 9,79 persen dari bulan sebelumnya.
Hal tersebut terlihat dari data yang diperoleh BPS yang menunjukan Maret 2019 kunjungan wisman Kepri mencapai 254.058 lebih tinggi dari Februari 2019 yang hanya 231.397 kunjungan. Jika dibandingkan dengan Maret 2018 kunjungan wisman Maret 2019 juga mengalami peningkatan sebesar 8,50 persen.
Untuk Kabupeten Kota yang ada di Provinsi Kepri, Batam, menjadi Kota yang memilki jumlah kunjungan wisman terbanyak Januari-Maret 2019 dengan jumlah 460.710 kunjungan.
Sementara Bintan, menempati urutan ke 2 dengan jumlah 142.671 kunjungan, diikuti Tanjungpinang di urutan ke 3 dengan jumlah 38.104 kunjungan dan Karimun menempati di urutan ke 4 dengan 30.692. kunjungan.
“Kenaikan jumlah kunjungan selama bulan Maret 2019 disebabkan kenaikan jumlah kunjungan wisman dari 3 pintu masuk yang ada di Provinsi Kepri yaitu Kota Tanjungpinang naik 22,09 persen, Kota Batam naik 10,03 persen, dan Kabupaten Bintan naik 8,02 persen. Sementara Kabupaten Karimun mengalami penurunan sebesar 0,15 persen,” ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Rahmad Iswanto,
Kata Rahmad, saat ini Januari-Maret 2019 wisman berkebangsaan Singapura yang mendominasi wisman dengan kunjungan terbanyak yakni, 46,17 persen.
“Wisman berkebangsaan Singapura masih menjadi wisman terbanyak berkunjung ke Provinsi Kepri dengan 310.367 kunjungan disusul dengan wisman berkebangsaan Malaysia 69.852 kali kunjungan menggeser wisaman dari negara Tiongkok sebagai negara dengan kunjungan terbanyak kedua pada periode sebelumnya,” katanya
Sementara itu lanjutnya mengatakan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada bulan Maret mencapai rata-rata 49,60 persen atau turun 1,26 poin dibanding TPK Februari 2019 di angka 50,86 persen
“Bila dilihat menurut klasifikasinya, TPK hotel berbintang 4 pada Maret 3019 mencapai 56,98 persen dan merupakan TPK tertinggi dibanding kelas hotel berbintang lainya. Sementara TPK terendah Maret 2019 diduduki oleh hotel bintang 1 sebesar 29,77 persen,” sebutnya.
Berbeda dengan tingkat kelamaan menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada Hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Maret 2019 yang naik 1,92 persen atau 0,17 point dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Februari 2019.
“Pada bulan Maret 2019, rata-rata lama menginap tamu Indonesia mencapai 1,79 hari atau lebih rendah 0,23 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu asing yang mencapai 2,02 hari,” tukasnya. (Angga)






