Katakepri.com, Tanjungpinang – Dalam rangka mengembangkan pusat layanan kerja bersama, Dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (Dinkes Dalduk) dan Keluarga Berencana (KB) Kota Tanjungpinang resmi bermitra bersama BPJS ketenagakerjaan, Jumat (13/07) siang.
Dalam sambutanya Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan, pada hari ini Ada 3 Puskesmas yang menandatangani kerjasama dengan bpjs ketenagakerjaan untuk menjadi pusat layanan kecelakaan kerja.
“Puskesmas Batu 10, Tanjung Unggat dan Seijang akan mendatangani kerja sama baru dengan BPJS ketenagakerjaan untuk menjadi pusat layanan kecelakaan kerja,” kata Rustam usai memberikan sambutan pada Perluasan PLKK, Sosialisasi dan Evaluasi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Rini Suryani di ruang rapat Dinkes.
Selain Puskesmas, sambung Rustam, ada 3 rumah sakit di Tanjungpinang yaitu RSUD, RSUP dan RSAL yang ikut melakukan Ikatan kerjasama dengan bpjs ketenagakerjaan.
“Saat ini ada 8 klinik swasta yang juga ikut bekerjasama. 6 dari Klinik Kimia Farma, 1 Klinik Ananda dan 1 Klinik Rizki,” ucapnya
Rustam mengatakan, walaupun Tanjungpinang tidak banyak para pekerja yang notabennya bekerja pada sektor industri formal, namun cakupan peserta bpjs tenaga kerja saat ini juga turut meliputi pekerja sektor informal seperti petani, nelayan, pengrajin dan industri rumah tangga.
“Dengan begini, petugas kesehatan dan institusi kesehatan lainya juga akan lebih memberikan kejelasan dalam pembayaran terhadap pelayanan yang telah diberikan,” sebut Rustam.
Sebelumnya sudah ada 4 Puskesmas yang bekerjasama sebagai pusat layanan kecelakaan kerja yakni, Puskesmas Kampung Bugis, Pancur, Mekarbaru dan Melayu Kota Piring.
“Puskesmas Kampung Bugis salah satu puskesmas yang selama ini sudah berjalan dengan baik dalam pelayanan kecelakaan kerja,” tutupnya. (Angga)






