Pemerintah Targetkan Perbaikan 450.000 Rumah Tak Layak Huni

Katakepri.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan, pemerintah menargetkan perbaikan sekitar 450.000 rumah tidak layak huni milik masyarakat. Menurut Tito, perbaikan rumah menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi akar persoalan kemiskinan, termasuk di kawasan yang menghadapi persoalan sosial.

“Saya dengan Kepala BPS sudah turun ke lapangan, keliling Indonesia. Sudah banyak provinsi yang didatangi, dengan menarget memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak, hampir kira-kira 450.000 ya,” ucap Tito di Kampung Ambon, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/10/2026).

Tito menilai, penanganan persoalan di suatu kawasan tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Pemerintah juga perlu memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Ia mencontohkan Kampung Ambon yang dikenal sebagai kawasan narkoba. Menurut dia, perbaikan kondisi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menangani persoalan di kawasan tersebut.

“Dan di sini merupakan salah satu fungsi negara bahwa program pro rakyat kecil itu termasuk bedah rumah warga yang tidak mampu,” jelas dia. di Bedah Rumah 400.000 Unit Tito memastikan, Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan terus bekerja lebih keras untuk mensejahterakan masyarakat.

Ia pun meminta pemerintah daerah mendukung program tersebut, termasuk dengan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan rumah warga yang tidak layak huni. Baca juga: Pastikan Tepat Sasaran, Mendagri bersama Menteri PKP Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah di Bantul

“Saya mohon juga untuk pemerintah daerah DKI juga menganggarkan program-program ini. Di sini ada DPRD-nya, menangani perumahan, saya mohon disampaikan. Dan saya mengimbau juga kepada seluruh pemerintah daerah melakukan kegiatan yang sama. Buat program yang pro rakyat kecil,” tambah dia. (Red)

Sumber : kompas.com