Katakepri.com, Batam – Sebanyak 4.750 guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dari berbagai wilayah di Kota Batam menghadiri Pertemuan Akbar Guru TPQ se-Kota Batam yang dirangkai dengan Milad ke-27 Badan Musyawarah Guru Qur’an (BMGQ) Kota Batam dan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (6/7/2026), itu dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.
Suasana kegiatan berlangsung semarak dan penuh kebersamaan. Dari sekitar 5.000 guru TPQ yang ada di Kota Batam, sebanyak 4.750 orang hadir berdasarkan jumlah kupon doorprize yang dibagikan panitia. Tingginya partisipasi tersebut mencerminkan besarnya komitmen para guru TPQ dalam membina generasi Qurani serta menanamkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Firmansyah menyampaikan pesan Wali Kota Batam Amsakar Achmad agar peringatan Tahun Baru Islam dan Milad BMGQ tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi momentum muhasabah bagi setiap muslim.
“Bapak Wali Kota berpesan agar momentum ini menjadi ruang muhasabah. Kita perlu bertanya kepada diri sendiri, sejauh mana hidup kita memberi manfaat, sejauh mana ilmu menjadi amal, dan sejauh mana keberadaan kita sebagai umat Islam menghadirkan kebaikan di jalan Allah SWT,” ujar Firmansyah.
Ia mengatakan, muhasabah harus melahirkan perubahan nyata melalui perbaikan diri, pelurusan niat, peningkatan amal, serta kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, bertambahnya usia hendaknya diiringi dengan semakin besarnya manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Firmansyah menilai pesan tersebut sangat relevan dengan peran guru TPQ yang tidak hanya mengajarkan bacaan Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan adab, membentuk karakter, serta memperkuat fondasi keimanan generasi penerus.
“Batam terus berkembang sebagai kota modern, kota investasi, dan kota yang berdaya saing. Namun, kemajuan itu harus tetap memiliki arah. Guru TPQ merupakan penjaga nilai yang memastikan generasi kita memiliki kompas moral dan fondasi keimanan yang kuat,” tegasnya.
Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Pemerintah Kota Batam terus mendorong pembangunan yang berimbang antara kemajuan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan penguatan kualitas sumber daya manusia, karakter, serta kehidupan keagamaan.
Saat ini terdapat 110 lembaga dan organisasi masyarakat Islam di Kota Batam. Keberadaan organisasi tersebut menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat syiar Islam, menjaga kerukunan, membina generasi muda, dan mendukung pembangunan daerah.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Infrastruktur terus dibangun, ekonomi digerakkan, dan investasi didorong. Namun, nilai-nilai akhlak, persaudaraan, dan harmoni sosial juga harus terus dijaga. Di sinilah kolaborasi menjadi kekuatan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Firmansyah juga mengapresiasi perjalanan BMGQ Kota Batam yang telah memasuki usia ke-27. Menurutnya, perjalanan panjang organisasi tersebut menjadi bukti konsistensi dalam membina guru Al-Qur’an dan memperkuat pendidikan keagamaan di Kota Batam.
“Dua puluh tujuh tahun bukan sekadar angka. Di dalamnya terdapat ketulusan, kesabaran, dan pengabdian. Ada Al-Qur’an yang diajarkan, akhlak yang ditanamkan, serta generasi yang dipersiapkan untuk masa depan Batam,” ujarnya.
Rangkaian Milad ke-27 BMGQ ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi sekaligus simbol komitmen untuk terus memperkuat peran guru Al-Qur’an dalam membangun karakter masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Firmansyah mengajak masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai energi perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
“Hijrah dimulai dari hati yang dibenahi, niat yang diluruskan, dan amal yang terus diperbaiki. Dari sanalah perubahan lahir, ketika hidup semakin dekat kepada rida Allah SWT dan semakin besar manfaatnya bagi sesama,” tutupnya.
Selain pertemuan akbar, kegiatan tersebut juga diisi dengan Pawai Ta’aruf, doa bersama, sambutan Ketua Umum BMGQ Kota Batam, sekapur sirih dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, pemotongan tumpeng, serta pembagian doorprize. (*)






