Kafilah Kota Batam Siap Bersaing di MTQ XII Kepri, Amsakar: Bawa Kembali Piala Juara Umum

Katakepri.com, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026 di halaman Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Sabtu (4/7/2026) malam. Kehadiran Amsakar menjadi dukungan moril bagi Kafilah Kota Batam yang kembali mengusung target mempertahankan gelar juara umum.

Turut mendampingi Amsakar, Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Batam, Firmansyah, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam, Erdawati Firmansyah.

Dalam rangkaian pembukaan, Amsakar menyerahkan piala bergilir juara umum kepada Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, sebagai simbol dimulainya perebutan gelar juara umum MTQ XII Kepri. Pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan kompang bersama oleh Gubernur Kepri dan para kepala daerah se-Kepulauan Riau.

Sehari sebelumnya, Jumat (3/7/2026), Amsakar telah melepas keberangkatan Kafilah Kota Batam di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam. Saat itu, ia mengajak seluruh peserta menanamkan tekad kuat untuk kembali membawa pulang trofi juara umum ke Kota Batam.

Menurut Amsakar, seluruh persiapan, baik teknis maupun mental, telah dimatangkan melalui pembinaan intensif yang dilakukan LPTQ Kota Batam. Kini, para peserta hanya perlu tampil maksimal dan memberikan kemampuan terbaik di setiap cabang yang diperlombakan.

“Tanamkan dalam hati bahwa kita berikhtiar dan bersungguh-sungguh untuk menjadi juara umum. Batam sangat siap dan memang semestinya mampu meraih prestasi terbaik. Persembahkan yang terbaik untuk Kota Batam dan bawa pulang kembali piala itu,” ujar Amsakar.

Optimisme tersebut, lanjutnya, bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah rumah tahfiz di Kota Batam terus bertambah. Kondisi itu menunjukkan pembinaan generasi Qurani berjalan dengan baik sekaligus melahirkan qari dan qariah yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

“Perkembangan jumlah rumah tahfiz di Batam luar biasa. Ini menandakan ruang pembinaan dan pelatihan untuk melahirkan generasi Qurani semakin terbuka lebar. Potensi besar yang kita miliki ini harus kita buktikan melalui prestasi nyata,” katanya.

Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran LPTQ Kota Batam, para pelatih, pembina, dan seluruh tim pendamping yang telah mempersiapkan kafilah. Ia berpesan agar seluruh anggota kafilah menjaga kekompakan, solidaritas, dan semangat kebersamaan selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ di Tanjungpinang.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Batam Firmansyah melaporkan, Kafilah Kota Batam yang diberangkatkan berjumlah 153 orang. Rombongan terdiri atas 56 peserta, 80 personel marching band, serta 17 orang yang meliputi ofisial, pelatih, pendamping, dan tim pendukung yang menangani aspek medis, akomodasi, logistik, serta transportasi.

Menurut Firmansyah, Batam mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan pada MTQ XII Kepri, yakni seni baca Al-Qur’an, qiraat Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an (tahfiz), tafsir Al-Qur’an, fahmil Al-Qur’an, syahril Al-Qur’an, seni kaligrafi Al-Qur’an (khat), karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), serta kasidah rebana.

“Alhamdulillah, seluruh persiapan Kafilah Kota Batam telah dimatangkan melalui pembinaan intensif dan training center. Para peserta dalam kondisi prima dan siap memberikan penampilan terbaik. Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Batam agar ikhtiar ini membuahkan hasil terbaik dan Batam kembali meraih gelar juara umum,” ujar Firmansyah. (*)