Katakepri.com, Tanjungpinang – Kontingen cabang olahraga atletik Kota Tanjungpinang kembali menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Kepulauan Riau yang digelar di Kabupaten Karimun. Tim atletik sukses mempertahankan gelar juara umum setelah mengoleksi 12 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu.
Prestasi tersebut diraih melalui perjuangan 27 atlet yang didampingi tim pelatih dan ofisial selama perlombaan yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026.
Sejak hari pertama pertandingan, atlet-atlet Tanjungpinang langsung menunjukkan dominasinya di nomor lintasan maupun lapangan. Mereka berhasil mengamankan lima medali emas, empat perak, dan empat perunggu.
Performa gemilang itu berlanjut pada hari terakhir. Kontingen Tanjungpinang kembali menambah tujuh medali emas, dua perak, dan satu perunggu, sehingga menutup kompetisi dengan total 23 medali dan memastikan diri sebagai juara umum cabang olahraga atletik.
Pelatih Atletik Kota Tanjungpinang, Dicky Ardi, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, hasil tersebut jauh melampaui target yang telah ditetapkan sebelum keberangkatan.
“Target awal kami hanya tujuh medali emas. Alhamdulillah, seluruh atlet mampu tampil maksimal sehingga berhasil membawa pulang 12 medali emas. Ini hasil kerja keras seluruh tim,” ujar Dicky.
Ia mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Tanjungpinang, jajaran pengurus, Pemerintah Kota Tanjungpinang, serta doa dan dukungan masyarakat.
“Kami bersyukur seluruh program pembinaan yang telah disusun dapat berjalan dengan baik dan membuahkan hasil yang membanggakan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PASI Kota Tanjungpinang, Ade Noverwin, mengapresiasi perjuangan para atlet yang kembali mampu mempertahankan gelar juara umum pada ajang Popda Kepri.
“Alhamdulillah, anak-anak kita kembali mempertahankan gelar juara umum dengan capaian yang sangat membanggakan. Ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan berjalan sesuai harapan,” ujarnya.
Ade menilai raihan 12 medali emas sekaligus menjadi jawaban atas berbagai keraguan yang sempat muncul saat proses seleksi atlet sebelum Popda digelar.
Menurutnya, sejak awal proses seleksi dilakukan secara profesional, objektif, terbuka, dan mengutamakan sportivitas sehingga atlet yang terpilih benar-benar sesuai kebutuhan tim.
“Sejak awal kami menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara profesional dan transparan. Hasil yang diraih hari ini membuktikan bahwa keputusan tersebut sudah tepat. Atlet yang dipilih mampu menjawab kepercayaan itu dengan prestasi,” katanya.
Ade juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, ofisial, orang tua atlet, Pemerintah Kota Tanjungpinang, serta masyarakat yang terus memberikan dukungan kepada kontingen atletik selama mengikuti Popda Kepri X di Karimun.
Berdasarkan hasil akhir cabang olahraga atletik Popda Kepri X 2026 :
- Kota Tanjungpinang keluar sebagai juara umum dengan raihan 12 emas, 6 perak, dan 5 perunggu.
- Kabupaten Lingga dengan 5 emas, 6 perak, dan 4 perunggu.
- Kabupaten Bintan di peringkat ketiga dengan 4 emas, 5 perak, dan 4 perunggu.
- Kota Batam berada di posisi keempat dengan 3 emas, 6 perak, dan 9 perunggu.
- Kabupaten Natuna mengumpulkan 1 perak dan 1 perunggu.
- Kabupaten Karimun meraih 1 medali perunggu.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum ini semakin menegaskan dominasi atletik Kota Tanjungpinang di tingkat pelajar Kepulauan Riau sekaligus menjadi modal penting dalam menyiapkan atlet-atlet potensial menuju ajang yang lebih tinggi. (Ir)






