Sulitnya Meraih Pundi-pundi Uang di Masa PPKM

Katakepri.com, Tanjungpinang – Pupu Sukmana (43) penjual bendera musiman mengaku kesulitan untuk mendapatkan pundi-pundi uang pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Padahal biasanya dihari-hari menjelang HUT kemerdekaan RI seperti saat ini Pupu sudah meraup keuntungan yang lumayan banyak dari hasil penjulan bendera.

Dari masuknya bulan Agustus awal mulainya ia berjualan hingga 09 Agustus saat ini pendapatan yang berhasil Pupu dapatkan baru 2 persen saja.

“Biasanya sih pada tahun lalu aku tanggal segini sudah dapat omset yang lumayan banyak, tapi ditahun ini baru dua persen gak sampai puluhan persen,” tuturnya.

Seperti jenis bendera umbul-umbul yang biasanya ia jual dikisaran harga 45 ribu, kini diharga 35 ribu saja menurut Pupu sangat sulit laku.

“Kalau dulu jenis bendera umbul-umbul ini bisa dijual 45 ribu sekarang 35 ribu saja sudah susah. Banyak masyarakat yang mengeluh dari pada beli bendera mendingan beli beras,” ucap pria asal Bandung ini.

Sama halnya dengan bendera umbul-umbul, bendera jenis background yang dahulu laris dibeli pegawai pemerintahan untuk menghiasi kantor-kantor kini juga sepi pembeli.

“Untuk bendera jenis background dulu bisa sampai 7 sampai 8 ratusan kalau sekarang 4 ratus saja sulit sekali,” jelasnya.

Apalagi untuk jenis bendera biasa, masyarakat, kata Pupu, lebih memilih menggunakan bendera stok lama yang mereka beli tahun lalu.

“Disamping itu, tidak adanya sanksi dari pemerintah untuk masyarakat yang tidak menggunakan bendera menjadi penyebab kurangnya pembeli,” pungkasnya

Meski begitu Pupu tak lantas putus asa, ia tetap terus berjualan di pinggir jalan batu 07 dengan harapan beberapa hari menjelang HUT RI ke 76 ini dagangannya laris manis.

“Harapan kita semoga pandemi ini cepat berakhir dan semoga banyak orang yang beli,” Tutupnya. (Angga)