Katakepri.com, Batam – Komitmen Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, dalam menjaga keamanan dan stabilitas daerah menjelang munculnya isu aksi unjuk rasa pada Juli mendatang mendapat apresiasi dari kalangan pengusaha maupun tokoh masyarakat di Batam. Mereka menilai konsistensi Polda Kepri dalam menjaga situasi tetap kondusif menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor serta keberlangsungan perekonomian daerah.
Ketua Asosiasi Pengusaha Mandiri Batam (APMB), Arifin Herdiman, mengatakan dunia usaha membutuhkan kepastian keamanan agar aktivitas industri, perdagangan, dan investasi dapat berjalan tanpa gangguan.
Menurut Arifin, langkah Kapolda Kepri yang secara terbuka memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat dan investor menunjukkan kepemimpinan yang responsif terhadap dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi sikap Kapolda Kepri yang sejak awal memberikan kepastian bahwa Batam tetap aman dan kondusif. Bagi pelaku usaha, stabilitas keamanan merupakan modal utama dalam menjalankan kegiatan ekonomi dan
menarik investasi baru,” ujar Arifin, Rabu (10/6).
Ia menilai Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan perdagangan dan industri yang sangat bergantung pada kepercayaan investor. Karena itu, setiap potensi gangguan yang dapat memengaruhi persepsi dunia usaha harus diantisipasi secara profesional dan terukur.
“Investor tidak hanya melihat insentif dan infrastruktur, tetapi juga melihat bagaimana stabilitas keamanan dijaga. Kami melihat Polda Kepri selama ini cukup konsisten menjaga suasana yang kondusif sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan normal,” katanya.
Arifin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim investasi yang selama ini telah dibangun bersama. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak demokrasi, namun harus dilakukan secara tertib dan tidak merugikan kepentingan masyarakat luas.
Senada dengan itu, tokoh masyarakat Batam, Syamsul Bahri, menilai kehadiran aparat keamanan yang mampu menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan stabilitas daerah merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan pembangunan.
Ia mengatakan Batam merupakan rumah bagi masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, suasana aman dan harmonis harus terus dipertahankan sebagai modal sosial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Batam dibangun dari keberagaman dan semangat kerja keras. Karena itu kita harus menjaga daerah ini tetap aman, damai, dan kondusif. Saya mengapresiasi Kapolda Kepri yang terus mengedepankan pendekatan persuasif dan menjaga komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat,” kata Syamsul Bahri.
Menurutnya, keamanan yang terjaga akan memberikan rasa percaya kepada masyarakat untuk beraktivitas dan kepada investor untuk terus menanamkan modalnya di Batam. Hal ini sejalan dengan pentingnya menjaga kondusivitas daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi.
Syamsul menambahkan bahwa masyarakat Batam selama ini dikenal mampu menjaga toleransi dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia berharap kondisi tersebut terus dipertahankan sehingga Batam tetap menjadi daerah yang nyaman untuk bekerja, berusaha, dan berinvestasi.
“Dalam situasi apa pun, kepentingan daerah harus menjadi prioritas bersama. Ketika keamanan terjaga, maka roda ekonomi akan terus bergerak dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” ujarnya.
Baik kalangan pengusaha maupun tokoh masyarakat sepakat bahwa sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam menjaga Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional di wilayah barat Indonesia.
Masyarakat berharap komitmen yang selama ini ditunjukkan Polda Kepri dapat terus dipertahankan sehingga Batam dan Kepulauan Riau secara umum tetap dikenal sebagai daerah yang aman, ramah investasi, dan mampu memberikan kepastian bagi dunia usaha. (Red)






