Idul Adha Tahun Ini, Penjualan Hewan Kurban di Km 8 Atas Mengalami Peningkatan

Katakepri.com, Tanjungpinang – Lebih 300 ekor hewan kurban milik Mohammad Tohir salah satu pedagang hewan kurban musiman yang berada di KM 8 atas, Kota Tanjungpinang ludes terjual.

Meski Hari Raya Idul Adha terhitung dua hari lagi namun hewan kurban yang dijajakan Muhammad Tohir ludes terjual. Semua jenis kambing yang dihargai 2 sampai 4 juta dan sapi jenis Bali yang dihargai 18 sampai 21 jutaan yang paling diminati masyarakat pada tahun ini.

“Alhamdulilah berjalan dengan lancar 280 ekor kambing dan 50 sapi yang kami jual semuanya habis, bahkan kurang. Yang palingi tinggi harganya yang dijual ditempat kami itu jenis sapi limosin dengan harga 33 juta, dan itu sudah dibooking,” ujar Muhammad Tohir, di Lapaknya, jalan KM 8 atas tepat didepan Hotel CK, Jumat (09/08) siang

Muhammad Tohir mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya penjualan hewan kurban dilapaknya tahun ini mengalami sedikit peningkatan. Selain tempat penjualan yang strategis, kualitas hewan kurban juga ikut menjadi penentu penjualan.

“Jika dibandingkan pada tahun sebelumnya, penjualan dilapak kami tahun ini meningkat. Tapi anehnya di lapak hewan kurban lainnya menurun, seperti lapak kawan saya yang berada di Dompak, di KM 13, dan di KM 15,” ucapnya.

Menurut Tohir, Hari Raya Idul Adha yang bersamaan dengan waktu anak-anak masuk sekolah menjadi salah satu penyebab sepinya penjualan di tahun ini.

Perbedaan tahun ini dan tahun lalu itu terletak pada waktu yang bersamaan, dimana tahun lalu, Idul Adha bersamaan dengan Pileg, sedangkan sekarang kendalanya adalah Idul Adha bersamaan dengan anak masuk sekolah, hal itulah yang yang membuat minat orang untuk berkurban menjadi berkurang,” ucapnya.

Tohir, pada kesempatan itu tidak sungkan untuk menceritakan keunikan pembeli hewan kurban di Tanjungpinang selama beberapa tahun berjualan. Dimana, kata Tohir, keunikan yang sering ia dapati ialah masyarakat melakukan penukaran hewan kurban sapi dari sebelumnya yang diboxing diukuran standart ke ukuran yang lebih besar dengan menambah uang sekitar 6 jutaan saat menjelang hari hari H tiba.

“Kalau sudah tidak ada lagi di tempat kita biasanya kita usahakan pesan lagi dari Lampung. mereka nambah biasanya 6 sampai 7 jutaan. Tahun ini yang meminta seperti itu ada 4 orang,” tutupnya. (Angga)