Katakepri.com, Tanjungpinang – Ketua PGRI Provinsi Kepri, Az Dadang Ag akan terus memperjuangkan 500 guru honorer di Tanjungpinang untuk menjadi Aparatur Negeri Sipil (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dalam kurun waktu tiga tahun kedepan.
Dadang (sapaan), mengucapkan terimakasih kepada guru-guru yang telah memepercayainya untuk menjadi salah satu ketua di pengurus besar PGRI. Ia, siap melanjutkan perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Kepri khususnya di Kota Tanjungpinang.
“Ada dua hal pokok besar, yang pertama kita akan memperjuangkan terus guru honor kita untuk menjadi ASN atau P3K. Yang tidak bisa jadi ASN nantinya tetap kita perjuangan jadi P3K, target kita tiga tahun selesai,” ucapnya.
Guna mensukseskan perjuangan itu, Dadang, mengharapkan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota untuk terus memberikan usulan-usulanya ke pemerintah pusat.
“Yang terpenting pemerintah daerah terus mengusulkan usulannya setiap tahun. Usulan-usulan itu yang akan kita kawal ditingkat nasional, karena PGRI adalah mitra pemerintah bukan pengeksekusi dan pengambil keputusan,” ucapnya.
Selain itu, Dadang, juga berjanji akan berusaha untuk menyederhanakan administrasi tunjangan profesi guru, agar tunjangan tersebut melekat kepada gaji.
“Kita akan terus memperjuangkan tunjangan profesi guru yang sekarang masih terlalu rumit administrasinya. Kita, akan sederhanakan administrasi itu, kalau bisa memang tunjangan itu melekat kepada gaji seperti profesi-profesi lainnya,” tandas Dadang. (Angga)






