Katakepri.com, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri dalam Konfrensi persnya, Senin (10/06) mencatat, jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau pada bulan April 2019 menurun 9,88 persen di angka 236.124 Orang dibandingkn bulan sebelumnya yang mencapai angka 262. 017 Orang
Penurunan jumlah kunjungan Selama bulan April 2019 disebabkan penurunan jumlah wisman dari 4 pintu masuk yang ada di Provinsi Kepri yakni, Kabupaten Bintan 10,80 persen, Batam 10,54 persen, Karimun 8,37 persen dan Tanjungpinang 0,28 persen.
“Namun jika dibandingkan dengan April 2018 Kunjungan wisman April 2019 mengalami kenaikan sebesar 21.64 persen” ujar Kepala BPS Provinsi, Zulkifli, di ruang rapat BPS Provinsi.
Dikatakan Zulkifli, untuk Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada bulan Januari hingga April 2019 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan presentase sebesar 45.54 persen dari total jumlah wisman pada Januari – April 2019.
“Rata rata dari 10 Negara, wisman terbanyak yang berkunjung ke Provinsi Kepri mengalami penurunan pada April 2019 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, kecuali wisman yang berkebangsaan Tiongkok, Inggris, dan Australia,” ujarnya.
Tiongkok, sambung Zulkifli, berhasil menggeser Malaysia diurutan ke dua Wisman terbanyak berkunjung di Kepri dengan angka 97.721 atau 10,67 persen.
“Secara berturut-turut, jumlah kunjungan terbanyak setelah wisman berkebangsaan Singapura dan Tiongkok pada rentang Bulan Januari hingga April 2019 adalah Wisman berkebangsaan Malysia, India, Filipina, Korea Selatan, Jepang, Inggris, Australia, dan Amerika. Kontribusi 10 negara tersebut yaitu 81,16 persen dari total seluruh kunjungan Wisman selama bulan Januari-April 2019,” paparnya.
Kemudian, di Tingkat penghunian kapamar (TPK) Hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Bulan April 2019 mencapai rata rata 50.03 persen atau naik 0,43 poin dibandingkan TPK Maret 2019 sebesar 49,60 persen.
“Pada bulan April 2019, TPK Hotel berbintang di provinsi Kepri lebih rendah 3,87 poin dibanding dengan TPK Hotel berbintang secara nasional, dimana rata-rata TPK nasional sebesar 53,90 persen,” katanya.
Diakhir Konfrensi pers, Zulkifli juga memaparkan rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada Hotel berbintan di Provinsi Kepri pada Bulan April 2019 yang hanya 1,89 hari atau turun 0,03 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Maret 2019.
“Pada bulan April 2019, rata-rata lama menginap tamu Indonesibmencapi 1,83:hari atau lebih rendah 0,11 poin dibanding dengan rata-rata menginap tamu asing yang mencapai 1,94 hari,” tandasnya. (Angga)






