Katakepri.com, Tanjungpinang – Walikota Tanjungpinang beserta Wakil Walikota dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Senin (07/01) pagi meresmikan SD 017 Tanjungpinang Timur.
Terlihat diperesmian itu seluruh Kepala Dinas Kota Tanjungpinang, Komisi 1 DPRD Kota Tanjungpinang, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, dan Presiden Direktur PT. Sinar Bahagia Groub.
Biaya pembangunan Sekolah Dasar (SD) 017 tersebut diberikan langsung Pemerintah Pusat melalui dana Bantuan Pemerintah (Bantah). Sementara lahannya berasal dari hibah PT. Sinar Bahagia Groub.
“Dari 2,1 miliar mejadi 1,8 miliar anggaran yang diberikan Mentri Pendidikan untuk pembangunan SD ini. Sementara lahan sekolah berasal dari hibah PT. Sinar Bahagia Groub yang luasnya 3050 meter persegi,” papar Kadisdik Kota Tanjungpinang, Dadang AG pada saat menyampaikan sambutan di pagi itu.
Dadang, mengatakan dari awal pihaknya sudah mengajukan design gedung sekolah bertingkat, namun, tidak di hidahkan Mentri Pendidikan dikarenakan anggaran yang terbatas.
“Bangunan sekolah ini terdiri dari enam ruang. Satu kelas belajar, satu ruang majelis guru, satu ruang kepala sekolah, satu ruang musholah, satu WC, dan satu rumah untuk Kepala sekolah,” ucap Dadang .
Dadang saat memberikan sambutannya tidak segan menyindir Dinas Pendidikan Provinsi. Dimana, kata Dadang, pembangunan sekolah seperti SD 017 itu seharusnya Pemrov yang berperan lebih menganggarkan pembangunannya.
“Pemerintah pusat bisa membantu kita, tapi kok Pemprov tidak bisa bantu. Ini harus didudukkan kembali,” ucap Dadang.
Dengan bangunan-bangunannya yang masih minim, Dadang meminta kepada setiap element termasuk seluruh Kepala Dinas untuk memberikan sumbangan ke Sekolah baru tersebut.
Sementara itu ditempat yang sama Walikota Tanjungpinang dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada Suryono selaku Presiden Direktur PT sinar bahagia groub yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembanguna SD 016 dan SD 017.
Walikota Tanjungpinang pada kesempatan itu juga memotivasi para guru – guru pengajar di SD 017 untuk selalu mengingat tugas dan kewajiban seorang guru.
“Meski saat ini Tanjungpinang masih kekurangan hampir 162 tenaga pengajar, saya selaku Walikota mengingatkan tugas dan kewajiban seorang guru ialah mendidik dan membimbing,” pungkasnya.
Selanjutnya, Walikota beserta Wakil Walikota secara simbolis menandatangani prasasti dan pengguntingan pita sebagai tanda SD tersebut telah diresmikan. (Angga).






