Katakepri.com, Batam – Di tengah polemik pembangunan Sekolah Merah Putih di Pulau Rempang, sebagian warga berharap perhatian publik tetap tertuju pada tujuan utama program tersebut, yakni memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah kepulauan.
Salah seorang warga Rempang, Abduh Gani Jaimudin, mengatakan kehadiran Sekolah Merah Putih akan menjadi solusi bagi masyarakat karena sekolah tersebut dirancang sebagai sekolah terintegrasi dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA), yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh warga.
“Yang kami lihat adalah manfaatnya. Anak-anak di Rempang dan Galang nantinya bisa mengenyam pendidikan gratis dari SD sampai SMA. Ini kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat,” ujar Abduh, Selasa (14/7).
Menurut Abduh sebelum pembangunan dimulai, pemerintah bersama BP Batam telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan sekolah tersebut. Dalam pertemuan itu, kata dia, warga mendapat penjelasan mengenai konsep Sekolah Merah Putih, manfaat yang akan diterima masyarakat, serta tujuan menghadirkan layanan pendidikan yang lebih mudah dijangkau oleh anak-anak di Rempang dan Galang.
Abduh menilai polemik yang berkembang sebaiknya tidak mengesampingkan kepentingan pendidikan generasi muda. Ia berharap pembangunan sekolah dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Ia juga menyebut lokasi pembangunan berada di kawasan lahan yang dikelola BP Batam. Karena itu, menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan sebaiknya dilakukan melalui mekanisme yang berlaku tanpa menghambat program yang dinilai membawa manfaat bagi masyarakat.
Sekolah Merah Putih merupakan salah satu program pemerintah yang diarahkan untuk memperluas akses pendidikan, terutama di daerah yang membutuhkan layanan pendidikan yang lebih merata. Dengan konsep sekolah terintegrasi dan tanpa biaya bagi peserta didik, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak di kawasan Rempang, Galang, dan sekitarnya. (Red)






