KataKepri.com, Anambas — Kunjungan perdana Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ma’arif di Letung, Kecamatan Jemaja, menjadi titik balik penting bagi keberlangsungan sekolah tersebut yang sebelumnya terancam tutup karena minimnya jumlah murid.
“Sekian lama kami di sini, baru kali ini Bupati berkunjung langsung ke MTs ini. Saya sangat terharu,” ungkap Pengurus Yayasan Al-Ma’arif kepada KataKepri.com, Senin (2/6/2025).
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Aneng langsung menggelar diskusi bersama para tokoh agama di Anambas untuk mencari solusi terbaik. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memberangkatkan Imam Besar Masjid Agung Anambas, KH Ali Muhsin, S.Pd.I, ke Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Muhammad Natsir di Tambun, Bekasi, pada 28 Mei 2025. Tujuannya adalah menjalin kerja sama pengiriman tenaga pengajar berkualitas.
Langkah itu mendapat respons positif dari pihak STID. Bahkan, Rektor STID menyatakan harapan agar Bupati Aneng dapat hadir dalam acara pelepasan dai se-Indonesia di Gedung MPR RI Jakarta pada 7 Agustus 2025, sekaligus menyampaikan sambutan.
Kepulangan KH Ali ke Tarempa pada 2 Juni 2025 membawa kabar baik. Ia menyampaikan kepada Bupati bahwa STID siap mengirimkan empat orang tenaga pengajar pada 11 Agustus 2025. Rinciannya: dua orang akan ditugaskan di MTs Al-Ma’arif Jemaja, satu orang di Air Nangak untuk membina mualaf di Air Sena, dan satu lagi di Payakmaram untuk membina siswa MIS dan MA di wilayah tersebut.
“Mereka sangat kagum pada Bapak Bupati yang begitu memikirkan pendidikan, tanpa memandang latar agama. Ini adalah kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda,” ujar KH Ali kepada KataKepri.com.
Selain itu, jumlah siswa MTs Al-Ma’arif meningkat tajam dari hanya empat orang menjadi 27 siswa pascakunjungan Bupati. Atas hal ini, Bupati Aneng menunjukkan kepedulian lebih dengan memberikan seragam sekolah gratis kepada seluruh siswa baru, menggunakan dana pribadi.
“Sosok kepala daerah yang tidak membeda-bedakan pendidikan negeri atau swasta, umum maupun agama, seperti inilah yang patut diapresiasi. Banyak masyarakat yang respek dan kagum atas kebijakan beliau,” tambah KH Ali.
Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen Bupati Aneng dalam mendorong pemerataan dan keberlanjutan pendidikan di seluruh wilayah Kepulauan Anambas. (Afrizal)






