Katakepri.com, Tanjungpinang – Beberapa hari belakangan warga Kota Tanjungpinang yang notabennya tinggal di daerah pesisir laut dan sungai dibuat resah dengan ketinggian pasang air laut yang naik kepermukaan melebihi mata kaki orang dewasa.
Mereka resah karena ditakutkan tragedi banjir rob yang menimpa mereka pada akhir tahun 2020 lalu kembali terulang. Dimana saat itu pasang tinggi yang dibarengi hujan deras hampir menenggelamkan sebagian besar wilayah Kota Tanjungpinang.

“Ya Allah jadi was-was, jangan sampai kejadian tahun lalu terulang lagi. Air laut beberapa hari ini pasang tinggi terus. Jangan sampailah turun hujan,” gumam warga yang tinggal di kompleks perumahan yang dekat dengan pesisir sungai.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, peningkatan ketinggian pasang air laut ini diperkirakan terjadi hingga besok, Kamis 09 Desember 2021.
“Diprediksi berpotensi terjadi hingga tanggal 9 Desember 2021,” ucap Prakirawan BMKG Kota Tanjungpinang, Arifah Dwi Yuliani belum lama ini.

Darinya diketahui pula bahwa, peningkatan ketinggian pasang air laut yang lebih tinggi dari biasanya (mksimum) ini terjadi karena fase bulan baru yang bersamaan dengan Perigee (jarak terdekat bulan dan bumi).
“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang laut maksimum serta selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG,” pungkasnya. (Angga)






