Katakepri.com, Tanjungpinang – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Melalui Balai Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Sei Jang Duriangkang menggelar pelatihan penggunaan pesawat tanpa awak atau drone.
Pelatihan cara penggunaan teknologi drone yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang selama tiga hari ini bertujuan untuk mendukung kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan.
“Pelatihan drone ini dimaksudkan untuk pemantauan kondisi dan sumber daya hutan, agar mengasilkan data dan gambar dengan resolusi tinggi,” kata Kepala Balai Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Sei Jang Duriangkang, Bontor L. Tobing melalui Kepala Seksi Program, Hendy.
Menurut dia, data dan informasi yang valid merupakan kebutuhan utama BPDASHL Sei Jang Duriangkang untuk memahami kondisi wilayah kerja agar tercapai tujuan rehabilitasi yang diharapkan.
“Adapun data dan informasi spesial yang diinginkan memiliki kriteria, citra kenampakan terbaru, citra resolusi tinggi, low cost, efisien dalam waktudan hasil dan dapat diperbaharui secara parsial maupun secara keseluruhan dengan cepat,” kata dia.
“Satu cara tercepat untuk mendapatkan sumber data dan informasi spesial dengan kriteria tersebut adalah dengan menggunakan drone,” tambahnya.
Untuk itu pada pelatihan ini, Handy berharap kepada para peserta yang terdiri dari pegawai teknis lapangan untuk dapat memanfaatkan serta bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini.
“Agar dapat menyajikan data yang baik dan sesuai standart untuk mendukung kegiatan pokok Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam hal perencanaan, pengamanan, pengawasan, dan pengendalian pengawasan hutan,” pungkasnya. (Angga)






