Katakepri.com, Tanjungpinang – Memasuki musim angin kencang, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang, Hantoni, menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan yang bersifat mengundang api.
Hal itu dikatakannya menyusul kejadian kebakaran yang terjadi di rumah Warga Teluk Keriting, Kelurahan Tanjungpinang Barat semalam siang yang melenyapkan satu unit rumah kayu berukuran 36 milik Badai seorang Ketua RT 03 RW 11 di wilayah tersebut.
“Kami mengimbau kepada warga masyarakat Kota Tanjungpinang karena ini sudah mulai masuk musim angin kencang dan cuaca tak menentu untuk dapat kiranya berhati-hati didalam melakukan kegiatan yang sifatnya mengundang api. Saya pesankan sebelum keluar rumah hendaknya memadamkan terlebih dahulu kompor dan alat masak lainnya,” imbaunya.
Hantoni juga menyampikan bahwa dirinya telah menyiapkan kontak person baru untuk warga yang ingin melaporkan kejadian kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang.
Hal itu dikatakannya mengingat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang ini merupakan Dinas baru pecahan dari Satpol PP dan Penanggulangan Pemadam Kebakaran.
“Karena Dinas kita baru nomornya juga baru. Berikut contact person kami : 0771 – 24949,” ucap Hantoni.

Sebelumnya dikabarkan oleh Hantoni satu unit rumah di Teluk Keriting, Kelurahan Tanjungpinang Barat ludes terbakar yang diduga disebabkan tungku masak dan konsleting listrik.
“Informasi yang didapat di TKP rumah pak Badai yang disewakan kepada pak Syarial ini terbakar diduga karena konsleting listrik dan juga kebetulan tak jauh dari konsleting tersebut pak Syahrial sedang memasak menggunakan tungku yang ia tinggalkan sebentar,” kata dia.
Dalam kejadian tersebut Hantoni kabarkan tidak ada korban jiwa. Namun, satu unit rumah milik Badai Ketua RT setempat ludes terbakar.
Dalam kejadian tersebut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang menurunkan armada berupa 3 unit mobil pemadam yang dibantu BPBD, TNI AL dan masyarakat.
“Alhamdulillah masyarakat sigap memadamkan. Kami sesampainya disana melihat seluruh api hampir bisa dipadamkan oleh mereka,” pungkasnya. (Angga)






