Katakepri.com, Tanjungpinang – Tokoh masyarakat Kota Tanjungpinang, Kepala BNNK Tanjungpinang dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dapil Kota Tanjungpinang mendukung penuh keberadaan Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (L.K.P.K) Provinsi Kepri.
Hal itu disampikan mereka bertiga usai pelantikan Pemimpinan Wilayah (Pimwil) Lembaga K.P.K Provinsi Kepri dan Pimpinan Daerah (Pimda) Lembaga K.P.K Kabupaten Bintan dan Kota Batam, di Hotel CK, Tanjungpinang, Kamis (29/10).
Dimulai dari Anggota DPRD Provinsi Kepri, Dapil Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto. Dengan tegas, Bobby ingin keberadaan Lembaga K.P.K bermanfaat bagi masyarakat khususnya pemerintah dalam hal membantu mencegah perbuatan tidak terpuji yakni korupsi.
Bobby sangat menyetujui intruksi Ketua Umum atau Prsiden Lembaga K.P.K untuk fokus kepada pencegahan ketimbang penindakan.
“Yang sudah terjadipun kalau bisa dikomunikasikan lagi antara lembaga aparat pemerintahan dengan masyarakat juga sangat bagus, jadi tidak perlu semua itu diselesaikan di meja hukum,” kata Bobby.
Oleh karena itu, Bobby, disini meminta masyarakat dan pemerintah membangun komunikasi dengan Lembaga K.P.K agar kedepan tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan oleh perilaku dari aparat yang tidak bertanggung jawab. “Itulah harapan kita,” tegas Bobby.
Sementara itu salah satu tokoh masyarakat, yakni Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Tanjungpinang, Wan Rafiwar yang saat itu juga mewakili LAM Provinsi Kepri mendukung penuh kehadiran Lembaga K.P.K Provinsi Kepri ini.
“Pesan saye sebagai tokoh masyarakat kepada Lembaga ini, berkerja dengan baik, supaya korupsi di Kepri khusunya di Tanjungpinnag dapat dikikis habis, bersih semua. LAM disini mendukung penuh,” tuturnya
Sama halnya dengan Ketua LAM Kota Tanjungpinang, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang, AKBP Darsono juga mendukung penuh kehadiran Lembaga K.P.K ini ditengah-tengah masyarakat.
“Dengan adanya Lembaga K.P.K ini tentu dapat membantu masyarakat dan pemerintah pusat melakukan pengawasan terhadap semua kegiatan pemerintah daerah yang berkaitan dengan anggaran,” pungkasnya. (Angga)






