Kecewa Gubernur Tidak Berada Ditempat, Mahasiswa Ancam Bawa Massa Lebih Besar

Katakepri.com, Tanjungpinang – Kecewa karena Gubernur Kepri, Isdianto yang ditunggu tak kunjung datang, aliansi Mahasiswa tolak TKA China akan datang dengan massa yang lebih banyak.

“Kami beri waktu 2 x 24 jam (2 hari), jika tidak ada jawaban kami akan datang dengan massa yang lebih banyak dari ini,” ujar Kordinator Lapangan (Korlap) aliansi Mahasiswa Kepulauan Riau, Budi.

Sebelum pulang mereka sempat bernegosiasi dan meminta Plt Kasatpol PP Provinsi Kepri, Hemat Girsang yang saat itu hadir membantu menyampaikan beberapa tuntutan mereka ke Gubernur Kepri.

Sementara itu ditempat yang sama, Hemat Girsang mengatakan akan menyampaikan sejumlah tuntunan para Mahasiswa itu ke Gubernur Kepri melalui Asisten III, M Hasbi.

“Tuntutan mereka ini sudah saya sampaikan dan ke Gubernur Kepri melalui Asisten III secara langsung kewat telfon,” katanya.

Menurut dia tidak hadirnya Gubernur saat itu bukan merupakan kesengajaan. Beliau, kata Girsang, memang sedang berada di luar Kota.

“Beliau lagi ada di Batam kunjungan kerja,” katanya.

Berikut beberapa peryataan sikap atau tuntutan tertulis yang ingin disampikan Mahasiswa Kepada Gubernur Kepri, Isdianto.

  1. Menuntun provinsi Kepri dalam hal ini Gubernur Kepri, Isdianto menjalankan Undang-undang nomor 39 tahun 2009 terkait Kawasan Ekonomi Khusus.
  2. Mendesak Gubernur untuk mencopot Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Provinsi Kepri karena telah lalai mendatangkan TKA ditengah meningkatnya pandemi Covid 19 di Kepri (Red)