Cegah Pungli, BUMD Tanjungpinang Akan Terapkan Transaksi Non Tunai

Katakepri.com, Tanjungpinang –April mendatang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang akan menerapkan pembayaran non tunai pada setiap pasar dan Toko-toko, di Kota itu.

Hal tersebut di sampaikan langsung Direktur BUMD Kota Tanjungpinang Zondervan, jumat (09/02) sore di salah satu tempat makan terpopuler di Tanjungpinang.

“Kami bersama Bank BRI baru pulang dari Solo untuk bekerja sama dalam sistem pembayaran non tunai. Jadi April ini semua pasar tidak lagi membayar menggunakan uang cash,” ujarnya.

Zondervan menegaskan, bahwa penerapan tersebebut semata-mata untuk menanggulangi OTT dan pungli di lapangan.

            (Zondervan, Direktur BUMD Tanjungpinang)

“Sistemnya ini jika pemilik toko atau pasar tidak membayar selama 30 hari sesuai ketentuannya sistemnya akan merah, jika sudah begitu orang itu langsung tidak boleh jualan, jadi tidak ada lagi anak buah saya bermain,” ucapnya.

Dirinya menilai, mutu pembayaran non tunai yang akan di terapkan BUMD tersebut akan melampaui sistem yang di miliki Kota Solo.

“Penerapan ini kita yang kedua setelah Solo, tetapi saya bisa menjamin kita punya sestem lebih baik dari Solo,” ucapnya meyakinkan.

Zondervan mengatakan, bahwa harga alat tersebut cukup murah yakni Rp 160 juta.

“Harga itu cukup murah, karena kita disini bekerjasama dengan Bank BRI,” katanya.

Dengan sistem tersebut, tambah Zondervan, pihak BUMD akan melakukan Perubahan secara bertahap di semua pasar. Hal tersebut di karenakan terbatasnya anggaran yang BUMD miliki.

“Dengan sistem ini nantinya seluruh pasar akan kita rubah, tetapi dengan cara bertahap, sesuai dengan anggaran yang ada,” pungkasnya. (Angga)