Dinas Kepemudaan dan Olahraga Undur Pembangunan GOR Tanjungpinang di Tahun 2022

Kepala Dinas  Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Agustiawarman, S.Sos, MM saat diwawancarai di Dispora Center, Km 9 Tanjungpinang

Advertorial, 18 September 2020 kata Kepri  0 Comment Edit

Katakepri.com, Tanjungpinang – Karena pandemi Covid 19 pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di Bukit Manuk, Senggarang, Kepulauan Riau, dihentikan.

Hal ini dikatakan langsung Kepala Dinas  Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tanjungpinang, Agustiawarman, di Dispora Center, Rabu (16/09).

“Yang pasti untuk tahun 2021, belum keluar dana DAK untuk pembangunan GOR ini, jadi kita dapat menyimpulkan kemungkinan pembangunan GOR untuk tahun 2021 ini kecil, karena proses dan tindak lanjut dari penghentian itu sampai sekarang belum ada,” jelasnya.


Gambar 3D rancangan Gedung Olahraga yang rencana akan dibangun oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang Tahun 2020 di Bukit Manuk Senggarang

Ditembah lagi sekitar bulan Juni lalu Menteri Keuangan RI melalui surat pemberitahuannya menyuruh menghentikan proses pembangunan GOR tersebut. Padahal waktu itu kata dia, prosesnya sudah masuk ke tahap pelelangan.

“Sampai dengan sekarang baik itu Kemenpora maupun Kementerian Keuangan belum ada informasi yang tegas baik melalui surat maupun grub wa. Kawan-kawan di Kabupaten Kota juga mempertanyakan hal yang sama, namun belum ada jawaban yang pasti,” kata dia. Padahal, kata Agus, tahapan pembangunan GOR ini sudah masuk pada tahap rancang design atau Detail Engineering Design (DED)

Selain untuk Gedung Olah Raga (GOR), lahan 12,8 hektar milik Pemko Tanjungpinang yang berada di Bukit Manuk, Senggarang itu juga akan dibangun Sport Cantre.



“Sebagian besar lahan di bukit Manuk, Senggarang itu sudah dimiliki Pemko. Selain untuk GOR, lahan kurang lebih 12,8 hektar tersebut juga akan dibangun Sport Centre,” Ujarnya.

Menurut Agus, GOR itu nantinya akan menjadi kebanggaan Kota Tanjungpinang walupun sebagian besar dana pembangunannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan sedikit didukung dari APBD Kota Tanjungpinang.

“Sesuai pengajuan awal dana DAK yang diluncurkan pada tahun 2020 ini berjumlah 18,1 miliar. 15 miliar untuk pembangunan fisik, dan 3,1 miliar untuk sarana dan prasarana penunjang,” kata dia.

“Sementara dana dari APBD Kota Tanjungpinang nantinya fokus untuk perencanaan dan pengawasan saja. Dan kita di tahun 2020 sudah menganggarkannya sebesar 1,1 miliar,” tambahnya.


Kadispora Agustiawarman beserta jajaran Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang memberikan salam komando sebagai bentuk optimisme Pembangunan Gedung Olahraga akan dilanjutkan

Meski pembangunannya dihentikan dan belum ada kejelasan kapan pembangunannya, namun, kata Agus, Dispora Kota Tanjungpinang selalu melakukan koordinasi melalui WhatsApp grub.

“Bukan kita tidak memahami kondisi pemerintah saat ini, kalau memang 2021 pemerintah lebih intens di pemulihan ekonomi pasca pandemi kita berharap pemerintah masih mempunyai  menyisihkan dana untuk pembangunan gedung olahraga seperti ini,” pungkasnya.

“Karena kita sudah menyelesaikan tahapan yang pertama design dan perhitungan pembangunan strukturnya maka kita berharap kalau tidak di tahun 2021 pembagunannya dapat direalisasikan di tahun 2022, karena kita tahu sendiri GOR ini merupakan hal yang selalu dinanti-nantikan oleh masyarakat penggiat olahraga di Kota Tanjungpinang termasuk pemerintah daerah,” tutupnya. (Red)