Ribuan Warga Muhammadiyah Padati Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Untuk Sholat Idul Fitri

katakepri.com, Batam – Ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah memadati Lapangan Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Muka Kuning, Kota Batam, dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batam, Jumat (20/3).

Sejak pagi hari, jamaah tampak mulai berdatangan ke lokasi. Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kedatangan jamaah mulai terlihat sejak pukul 06.30 WIB. Jalan menuju kawasan Sport Hall Temenggung Abdul Jamal pun dipadati kendaraan roda dua dan roda empat.

Meski terjadi kepadatan arus lalu lintas, khususnya di Jalan Ahmad Yani dari simpang Panbil Mall menuju lokasi, kondisi tetap terpantau lancar dan tidak menimbulkan kemacetan berarti.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri berlangsung dengan tertib dan khusyuk di tengah cuaca yang mendukung. Jamaah memenuhi area lapangan yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Selain di Kota Batam, pelaksanaan Shalat Idul Fitri oleh Muhammadiyah juga dilaksanakan secara serentak di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau, dengan antusiasme jamaah yang tinggi di masing-masing wilayah.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batam, Zarmi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, serta pihak-pihak yang telah membantu sehingga pelaksanaan Shalat Idul Fitri dapat berjalan dengan lancar dan tertib,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Abdul Rauf yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam khutbahnya menyampaikan bahwa ibadah puasa Ramadan merupakan sarana untuk membentuk pribadi yang bertakwa.

“Puasa mengantarkan kita menjadi manusia yang bertakwa dengan sebenar-benarnya takwa,” pesannya di hadapan jamaah.

Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi ajang mempererat ukhuwah serta meningkatkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah di Kota Batam. (*)