Bentuk Kepedulian, Apri Sujadi dan Deby Maryanti Jenguk Mahasiswi UIN Suska Korban Penganiayaan

Apri Sujadi bersama Deby Maryanti menjenguk korban kekerasan mahasiswa UIN Suska Riau yang tengah menjalani perawatan. Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada korban serta keluarga, sekaligus menegaskan komitmen untuk mendorong penanganan kasus secara serius dan berkeadilan

Katakepri.com, Pekanbaru– Mantan Bupati Bintan, Apri Sujadi, didampingi istrinya, Deby Maryanti, menjenguk Faradilla Ayu Pramesti (23), mahasiswi UIN Suska Riau yang menjadi korban penganiayaan sadis di lingkungan kampus beberapa waktu lalu. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk simpati dan dukungan moril kepada korban dan keluarga.

​Kehadiran pasangan tokoh masyarakat ini disambut haru oleh pihak keluarga yang setia mendampingi Faradilla selama masa pemulihan di rumah sakit.

​Memberikan Dukungan Moril
​Dalam kunjungannya, Apri Sujadi menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa mahasiswi tingkat akhir tersebut. Ia berharap Faradilla diberikan kekuatan dan kesembuhan agar dapat segera menyelesaikan studinya.

​”Kami sangat prihatin atas kejadian yang menimpa ananda Faradilla. Kehadiran kami di sini sepenuhnya untuk memberikan semangat dan doa agar proses pemulihannya berjalan lancar,” ujar Apri Sujadi.

​Senada dengan sang suami, Deby Maryanti juga memberikan penguatan kepada orang tua korban agar tetap tabah menghadapi cobaan ini. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di lingkungan pendidikan.

​Harapan terhadap Proses Hukum
​Selain memberikan dukungan kesembuhan, Apri Sujadi juga menaruh harapan besar pada proses hukum yang sedang berjalan di Polresta Pekanbaru. Ia mendukung langkah kepolisian dalam mengusut tuntas motif dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku, Raihan Mufazzar (21).

“Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Namun yang terpenting saat ini adalah kondisi psikis dan fisik korban harus menjadi prioritas utama untuk segera pulih,” tambahnya.

Kondisi Korban
​Faradilla Ayu Pramesti sebelumnya menjadi korban pembacokan secara membabi buta oleh pelaku tepat sebelum dirinya menjalani sidang skripsi di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Saat ini, kondisi korban dilaporkan mulai stabil namun masih memerlukan perawatan intensif serta pendampingan trauma healing akibat luka fisik dan trauma yang dialaminya.

​Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Apri Sujadi dan Deby Maryanti, yang dinilai sangat membantu menguatkan mental korban di masa sulit ini. (RP)