Orang yang Beriman dan Beristiqamah Akan Mendapatkan Kabar Gembira Malaikat

Katakepri.com, Jakarta – Orang-orang yang beriman kepada Allah SWT dan tetap dalam pendiriannya beriman hanya kepada Allah SWT, mereka akan mendapat kabar gembira dari malaikat berupa surga kelak di akhirat. 

Hal ini dijelaskan dalam Tafsir surat Fussilat ayat 30.

اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah,” kemudian tetap (dalam pendiriannya), akan turun malaikat-malaikat kepada mereka (seraya berkata), “Janganlah kamu takut dan bersedih hati serta bergembiralah dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.” (QS Fussilat ayat 30)

Menurut Tafsir Kementerian Agama, ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang mengatakan dan mengakui bahwa Tuhan yang menciptakan, memelihara, dan menjaga kelangsungan hidup, memberi rezeki, dan yang berhak disembah, hanyalah Tuhan SWT. 

Kemudian mereka tetap teguh dalam pendiriannya itu, maka para malaikat akan turun untuk mendampingi mereka pada saat-saat diperlukan. 

Di antaranya pada saat mereka meninggal dunia, di dalam kubur, dan dihisab di akhirat nanti, sehingga segala kesulitan yang mereka hadapi terasa menjadi ringan. 

Dalam hadits Nabi Muhammad SAW diterangkan bahwa teguh dalam pendirian itu merupakan hal yang sangat diperlukan seorang mukmin. 

عَنْ أَبِيْ عَمْرٍو –وَ قِيْلَ أَبِي عَمْرَةَ- سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللهِ رضي الله عنهما قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ قُلْ لِيْ فِيْ الإِسْلاَمِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا غَيْرَكَ. قَالَ: قُلْ أَمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ. رواه مسلم

Dari Abu ‘Amr –ada yang mengatakan Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata, “Aku berkata, ”Ya Rasulullah, beritahukan kepadaku satu perkataan dalam Islam, yang aku tidak akan bertanya lagi kepada kepada seorangpun selain engkau.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Katakanlah: “Aku beriman kepada Allah”, kemudian istiqamahlah.”(HR Muslim) 

Menurut Abu Bakar, yang dimaksud dengan perkataan istiqamah adalah tidak mempersekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun. 

Kepada orang yang beriman dan berpendirian teguh dengan tidak mempersekutukan-Nya, Allah SWT menurunkan malaikat yang menyampaikan kabar menggembirakan, memberikan segala yang bermanfaat, menolak kemudaratan, dan menghilangkan duka cita yang mungkin ada padanya dalam seluruh urusan duniawi maupun urusan ukhrawi. 

Dengan demikian, dadanya menjadi lapang dan tenteram, tidak ada kekhawatiran pada diri mereka. 

Sedangkan kepada orang-orang kafir, datang setan yang selalu menggoda mereka, sehingga menjadikan perbuatan buruk indah menurut pandangan mereka. 

Waki‘ dan Ibnu Zaid berpendapat bahwa para malaikat memberikan berita gembira kepada orang-orang yang beriman pada tiga keadaan yaitu, ketika mati, di dalam kubur, dan di waktu kebangkitan. 

Kepada orang-orang yang beriman itu para malaikat mengatakan agar mereka tidak usah khawatir menghadapi hari kebangkitan dan hari perhitungan nanti. 

Mereka juga tidak usah bersedih hati terhadap urusan dunia yang luput dari mereka seperti yang berhubungan dengan keluarga, anak, harta, dan sebagainya. 

Di akhir, ayat ini menjelaskan bahwa para malaikat mengatakan kepada orang-orang beriman agar bergembira dengan surga yang telah dijanjikan para Rasul SAW. Mereka pasti masuk surga, dan kekal di dalamnya. (Red)

Sumber : republika.co.id