Katakepri.com, Jakarta – Ayo, mengaku siapa saja disini yang mulai malas ditanya-tanya, kapan menikah?
Padahal setiap pribadi masing-masing memiliki ukuran yang berbeda-beda mengenai kesiapan pernikahan. Di sisi lain tulisan tidak bermaksud untuk menolak pernikahan. Melainkan hanya berusaha untuk beropini jika ingin menikah hal-hal berikut ini, tidak boleh dipandang sebelah mata.
Persiapan Fisik
Fyi, disini maksudnya bukan cinta harus memandang fisik atau selama menjalani pernikahan pasangan suami istri dilarang sakit. Melainkan ketika memutuskan untuk menikah kita juga harus lebih sadar mengenai kesehatan. Pasalnya pernikahan tidak hanya membutuhkan tubuh yang sehat ketika duduk dipelaminan saja. Tetapi juga membutuhkan pengecekan riwayat kesehatan dan fisik lainnya untuk meminimalisir risiko yang tidak diinginkan.
Persiapan Mental
Hal kedua yang tidak kalah penting dibanding kediapan fisik yaitu kesiapan mental. Di kutip dari klik dokter, kesiapan mental sangat berkaitan dengan (1) emosional, pasalnya meskipun sudah menjalin hubungan pacaran sebelum menikah, hal tersebut tidak bisa dijadikan sebagai tolak ukur untuk mengetahui tingkat emosi dari pribadi masing-masing. (2) Komunikasi, merupakan kunci dalam hubungan. Artinya, setiap pribadi harus memahami pola komunikasi dalam relasi pernikahan. (3) Resolusi konflik, artinya, setiap pasangan dalam relasi pernikahan sudah tidak boleh mementingkan ego pribadi masing-masing dan harus berfokus pada ego dua orang. Jika hal tersebut masih terjadi, maka tidak jarang akan terjadi konflik dalam pernikahan. Untuk itu lah, dibutuhkan resolusi konflik yang tepat untuk mengatasi permasalahan dalam relasi pernikahan.
Persiapan Finansial
Selanjutnya, hal yang tidak boleh dilupakan ketika ingin menikah adalah persiapan finansial. Mempertanyakan kesiapan finansial dari masing-masing pribadi, artinya bukan mata duitan lho!!!. Pasalnya sebelum menikah saja setiap kita sudah memiliki kebutuhan akan ekonomi, apalagi jika menikah nantinya kebutuhan akan ekonomi tentunya juga akan bertambah. Untuk itu, kesiapan finansial pun harus direncanakan dengan sebaik-baiknya.
Akhir kata, tidak apa-apa jika belum menikah sebelum usia 30-an. Apalagi jika belum memiliki perencanaan finansial yang baik. Toh, nantinya yang akan bertanggung jawab terhadap hal-hal yang terjadi dalam pernikahanmu adalah dirimu sendiri, bukan mereka yang sibuk bertanya kapan nikah ? (Red)
Sumber : hipwee.com






