Katakepri.com, Tanjungpinang – Besok Jumat (12/02) etnis Tionghoa dan Konghucu akan merayakan tahun baru Imlek 2572 ditengah Pandemi Covid 19.
Meskipun tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya karena ada batasan-batasan yang harus dijaga, mereka etnis Tionghoa dan Konghucu di Tanjungpinang tetap antusias menyambutnya.
Antusiasme itu tampak dari ribuan lampion dan sejumlah ornamen khas Imlek yang tetap digelar di sepanjang jalan Kota lama, Tambak, Senggarang dan Akau Potong Lembu.
Berbagai ucapan dari tokoh masyarakat dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pun ikut menjadi penyemarak suasana Imlek dimasa Pandemi Covid 19 ini.
Reni salah satu Anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang berasal dari etnis Tionghoa pada perayaan Imlek kali ini mengajak seluruh warga Tionghoa dan Konghucu untuk berdoa.
“Jangan lupa berdoa untuk dunia ini supaya pandemi ini segera berlalu dan segera kembali ke kehidupan normal,” ujar Reni.

Politisi Hanura ini mengaku begitu merasakan perbedaan suasana Imlek di tahun ini.
“Karena masa pandemi inilah penyambutan dan perayaan Imlek menjdi berbeda, yang dulunya ada bazaar Imlek
dan panggung hiburan untuk penyambutan Imlek, ditahun ini ditiadakan,” ucap Reni.
Meski begitu, Reni tetap melakukan pemasangan lampion dan ornamen khas Imlek meskipun jumlahnya tidak sebanyak perayaan Imlek tahun-tahun sebelumnya.
“Alasan saya tetap saya pasangkan lampion itu agar dapat menambah semaraknya Imlek tahun ini,” ucap Reni
“Lampion yang kita pasang di Jl. Merdeka, Lorong Bintan, Jl. Tambak, Akau potong lembu dan Senggarang itu hampir 1000 unit,” ujar Reni.
Terakhir, Reni mengingatkan seluruh etnis Tionghoa dan Konghucu yang ada di Tanjungpinang untuk tetap merayakan Imlek dengan protokol kesehatan.
“Tidak mengurangi silahturahmi yang terjalin selama ini kita bisa silaturahmi melalui sambungan telpon maupun video call,” pungkasnya. (Angga)






