HUT Otonom Tanjungpinang Ke 18, Weni : Hari Ini Merupakan Penghormatan Kepada Sejarah

Katakepri.com, Tanjungpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar rapat paripurna istimewa HUT Otonom Kota Tanjungpinang ke 18, di Ruang Rapat Paripurna Senggarang, Kamis, (17/10).

Rapat paripurna istimewa itu dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni didampingi Wakil Ketua II Hendra Jaya.

Dalam pidatonya Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni di HUT Otonom ini mengajak semua elemen untuk dapat menyatukan tekad, bersinergi dalam langkah, serta terus memberikan prestasi yang dapat membangun Kota Tanjungpinang menjadi lebih baik, khususnya menjadikan masyarakat yang berkeadilan.

“Terkait tema yang kita angkat “Bersinergi, Berdedikasi, Berprestasi Membangun Masyarakat Madani”, tentunya terdapat pesan moral yang disampaikan kepada kita semua didalamnya, khususnya sebagai anak Negeri yang berasal dari berbagai Suku, Budaya dan Agama,” jelasnya.

Weni juga mengaku memiliki sejumlah harapan dari inti peringatan HUT Ke-18 ini, dari segi kesehatan dan pendidikan haruslah lebih diperhatikan. Selain itu, Weni juga berharap untuk kedepannya Pemko Tanjungpinang agar saling bersinergi.

“Dari segi kesehatan, semoga pelayanan di puskesmas, rumah sakit terus ditingkatkan dan juga kebersihannya. Untuk pendidikan, seperti yang dikatakan kepala daerah tadi bahwa akan membangun lokal di Tanjungpinang RKB (Ruang Kelas Baru). Semoga itu terealisasi dan dapat dipakai anak-anak sekolah hingga tidak ada lagi tunda-tunda untuk anak masuk sekolah Karena tidak ada bangku atau kelas. Jadi harapan kedepannya tetap saling sinergitas,” ujarnya.

Tak lupa pula pada kesempatan itu Weni menyampaikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam membantu pembentukan Kota Otonom Tanjungpinang, serta berharap apa yang telah dilakukan dapat menjadi sejarah dan catatan selamanya.

“Hari ini merupakan penghormatan kita kepada sejarah, jangan sekali-sekali kita melupakan sejarah, sesuai seperti apa yang sudah diingatkan oleh poklamator Ir. Soekarno, kita harus menghargai serta menjaga sejarah yang sudah ada,” ujar Weni. (Red)