Katakepri.com, Tanjungpinang – Mahasiswa gabungan Stisipol Raja Haji dan Universitas Maritim Raja Ali Haji kembali berdemo. Kali ini Kantor Walikota Tanjungpinang yang menjadi sasaran demo.
Didalam orasinya mereka menilai pelantikan Direksi BUMD dalam hal ini Direktur Utama (Dirut) BUMD PT.
TMB Ikonstitusional atau melanggar undang-undang, karena ada beberapa point yang tidak dipenuhi oleh calon Direksi.
“Pada poin K” ada surat keterangan tidak valid yang tidak dipenuhi oleh 2 calon direksi itu. Kami menduga itu dimanipulasi,” ujar Kordinator Lapangan (Korlap), Rian.
Oleh sebab itu mereka meminta Pemko dalam hal ini Walikota untuk segera mencopot ketua Pansel, Plt Sekda dan Kabag Ekonomi.
“Ini belum selesai. Kita akan menggelar aksi lanjutan,” tegas Rian.
Sempat terjadi adu argumen ketika Plt Sekda, Tengku Dahlan hadir ditengah-tengah kerumunan mahasiswa itu.
Mahasiswa meminta surat keterangan tidak valid kepada Plt melalui Kabag Ekonomi namun setengah jam dibuat menunggu diterimanya matahari akhirnya demonstrasi dihentikan sementara. (Angga)






