Katakepri.com, Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyerahkan secara simbolis bantuan sembako dari Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Desa Sri Tanjung. Kegiatan ini menjadi wujud perhatian kepada masyarakat sekaligus momentum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan harapan atas rencana kunjungan Presiden ke Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dalam arahannya, Aneng menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut diharapkan membawa berkah bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan amanah yang perlu dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima.
“Saya menyampaikan ini adalah pesanan dari Pak Presiden kita,” ujar Aneng di hadapan masyarakat.
Ia menjelaskan, Presiden Republik Indonesia sebelumnya telah dua kali memiliki rencana untuk berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas. Namun, rencana tersebut harus mengalami penundaan karena penyesuaian waktu.
Meski demikian, Aneng menyampaikan keyakinannya bahwa harapan masyarakat untuk menyambut kedatangan Presiden ke wilayah perbatasan tersebut tetap terbuka.
“Maka sampai hari ini beliau sudah dua kali mau datang, bukan gak jadi tapi diundur waktu, namun hatinya tetap di Anambas, akan tetap menginjak tanah Anambas,” ungkapnya.
Ajak masyarakat doakan Presiden
Pada kesempatan itu, Aneng juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan Presiden Republik Indonesia agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin bangsa.
Menurutnya, dukungan dan doa masyarakat menjadi bagian dari harapan bersama agar kepemimpinan nasional dapat berjalan dengan baik, sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara semakin aman, tertib, dan nyaman.
“Tapi kami juga minta mohon doa Bapak Ibu, mohon doa bahwa presiden kita sehat, Allah berikan beliau jalan yang terbaik untuk memimpin bangsa ini, supaya bangsa kita lebih aman dan nyaman dan tertib. Semoga kesehatan beliau terjamin,” tutur Aneng.
Ia juga menyampaikan harapan agar Presiden dapat merealisasikan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Anambas pada Oktober ini. Kehadiran Presiden dinilai akan menjadi momentum penting bagi masyarakat, sekaligus memberikan perhatian terhadap daerah kepulauan yang memiliki posisi strategis di wilayah perbatasan Indonesia.
“Kita doa dalam bulan Oktober ini juga beliau bisa hadir. Diusahakan dalam Oktober ini bisa hadir,” katanya.
Aneng berharap harapan tersebut dapat terwujud melalui ikhtiar dan doa bersama, sehingga masyarakat Anambas berkesempatan menyambut langsung kepala negara di daerah mereka.
Sebanyak 2.489 paket sembako disalurkan di Anambas
Selain menyampaikan pesan dan harapan terkait kunjungan Presiden, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penyaluran bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dari total 2.489 paket sembako bantuan Presiden Republik Indonesia yang disalurkan di Kabupaten Kepulauan Anambas, sebanyak 100 paket di antaranya diperuntukkan bagi masyarakat Desa Sri Tanjung.
Bantuan tersebut menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, meliputi keluarga kurang mampu, lanjut usia (lansia), anak yatim, serta penyandang disabilitas.
Setiap paket sembako berisi sejumlah kebutuhan pokok sehari-hari, yakni gula pasir sebanyak 1 kilogram, satu kotak teh celup, kopi 320 gram, susu kental manis 535 gram, sarden 426 gram, margarin Blue Band 400 gram, serta tepung terigu sebanyak 2 kilogram.
Komposisi bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan rumah tangga penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya kelompok rentan yang memerlukan perhatian lebih dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap bantuan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di sisi lain, harapan atas kunjungan Presiden ke Anambas tetap menjadi aspirasi yang disampaikan Bupati Aneng, seiring dengan upaya memperkuat perhatian terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan. (Adv)






