
Katakepri.com, Tanjungpinang– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Kepulauan Riau kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kemarau di Kota Tanjungpinang. Kali ini, suplai air bersih difokuskan ke Perumahan Bukit Anugerah Lestari, Kelurahan Batu IX, Selasa. (10/02)
Bantuan air bersih tersebut disalurkan menggunakan armada tangki air BPBD Kepri sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap krisis air bersih yang dialami warga akibat musim kemarau berkepanjangan.
Seperti diketahui, kemarau yang melanda Tanjungpinang menyebabkan sumur-sumur warga mengering, sehingga pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari menjadi terbatas. Kondisi ini memaksa sebagian warga membeli air dengan biaya tambahan yang cukup memberatkan.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kepri turun langsung ke lokasi permukiman untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar dan tepat sasaran. Air bersih disalurkan ke penampungan warga guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Ade (40), Salah seorang warga Perumahan Bukit Anugerah Lestari mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, suplai air bersih sangat membantu warga yang selama beberapa waktu terakhir kesulitan mendapatkan air.
“Sudah sebulan lebih tidak turun hujan dan dan sumur sudah lama kering. Bantuan dari BPBD ini sangat membantu kami untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Penyaluran air bersih oleh BPBD Provinsi Kepri ini merupakan lanjutan dari upaya pemerintah dalam menangani dampak kemarau, sekaligus bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana kekeringan.
Salah seorang petugas BPBD Kepri yang berada di lapangan, Azmi menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ke Perumahan Bukit Anugerah Lestari merupakan bagian dari langkah tanggap darurat pemerintah daerah dalam menghadapi dampak musim kemarau yang berkepanjangan.
Dirinya menyampaikan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kepri diterjunkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi di wilayah yang terdampak kekeringan.
“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah provinsi kepri melalui BPBD Kepri terhadap keluhan masyarakat yang mengalami kesulitan air akibat kemarau. Kami berupaya memastikan warga tetap mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Azmi.
Azmi juga menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi lapangan, terutama di kawasan permukiman yang mengandalkan sumur gali sebagai sumber air utama.
“Apabila kondisi kemarau masih berlangsung dan kebutuhan masyarakat belum terpenuhi, BPBD Kepri siap melakukan penyaluran air bersih lanjutan”. Tutupnya. (Red)





