Cegah Batu Ginjal dengan Konsumsi Jus Jeruk

Katakepri.com, Jakarta – Pembentukan batu ginjal telah banyak diteliti dipengaruhi oleh keseimbangan konsumsi berbagai makanan dan minuman. Asupan tersebut memengaruhi komposisi substansi pembentuk batu di dalam urine.

Teh hitam, susu, cokelat, bayam, keju, daging, dan telur dapat meningkatkan pembentukan batu ginjal. Karena, makanan-makanan ini menyebabkan pengeluaran oksalat, kalsium, dan asam urat di dalam urine meningkat. 

Oksalat, kalsium, dan asam urat merupakan substansi pembentuk batu ginjal yang cukup sering.

Selain makanan-makanan yang menyebabkan batu ginjal, terdapat pula asupan untuk mencegah batu ginjal terbentuk. Salah satu contohnya adalah keluarga buah jeruk

Manfaat Jus Jeruk untuk Batu Ginjal

Buah sitrus seperti jeruk, jeruk nipis, dan lemon ternyata baik untuk pencegahan batu ginjal. 

Bila dikonsumsi dalam bentuk jus buah, maka dapat meningkatkan volume cairan urine. Efeknya, substansi pembentuk batu ginjal bisa larut.

Kandungan asam sitrat di dalam buah-buah jeruk juga memberikan efek pencegahan tambahan. Asam sitrat mengikat kalsium di dalam urine, sehingga tidak bertumpuk menjadi batu. Karena itu, minum jus jeruk rutin baik untuk mencegah batu ginjal.2 dari 3 halaman

Tips Minum Jus Jeruk untuk Batu Ginjal

Konsumsi jus buah jeruk 120 ml per hari terbukti dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal. 

Namun, jangan tambahkan banyak pemanis pada jus jeruk. Hal ini dapat berisiko menyebabkan peningkatan kalori tubuh dan risiko kegemukan.

Selain itu, perhatikan asupan protein hewani yang berlebih. Pasalnya, kandungan sitrat di dalam urine juga dipengaruhi oleh status asam-basa di dalam tubuh. 

Keadaan yang lebih asam dapat menyebabkan penyerapan asam sitrat, sehingga tidak dikeluarkan di dalam urine dan tidak dapat menangkal pembentukan batu. 

Makanan-makanan yang dapat meningkatkan kondisi asam tersebut adalah daging merah, ikan, dan unggas, keju, serta telur. 

Diet tinggi protein hewani dapat menyebabkan peningkatan kadar kalsium dan asam urat di dalam urine, menurunkan kadar asam sitrat, dan meningkatkan keasaman urine. Semuanya menyebabkan peningkatan risiko batu ginjal. 

Konsumsilah protein dalam jumlah secukupnya. Kombinasikan dengan protein nabati yang tidak menyebabkan peningkatan risiko terbentuknya batu.

Yuk, kita jaga pola makan yang sehat dan bergizi seimbang agar dapat hidup sehat bebas dari gangguan batu ginjal! (Red)

Sumber : klikdokter.com