Katakepri.com, Moskow – Rusia mengumumkan akan sepenuhnya menghentikan operasi misinya ke NATO. Langkah ini dua pekan setelah blok pimpinan Amerika Serikat (AS) itu mengusir delapan diplomat Rusia karena dugaan spionase yang dirahasiakan di markas besar NATO di Brussel.
Berbicara pada Senin (18/10/2021), Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga mengungkapkan biro informasi NATO di Moskow akan dipaksa untuk ditutup sebagai bagian dari tindakan pembalasan.
Awal bulan ini, para pejabat NATO memutuskan memangkas jumlah delegasi permanen Rusia ke blok tersebut dengan mencabut surat kepercayaan delapan utusan.
Langkah ini sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya sebagai “kegiatan Rusia yang dicurigai memfitnah.”
Menyusul keputusan NATO, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memperingatkan Moskow akan memberi tanggapan.
“Sekarang, jika blok pimpinan AS ingin berbicara dengan Rusia, mereka harus berurusan dengan kedutaan besar di Belgia,” papar Lavrov. (Red)
Sumber : sindonews.com






