Spekulasi Keretakan Wali Kota dengan Sekda, Dewan Berharap Hubungan Keduanya Segera Membaik

Katakepri.com, Tanjungpinang – Sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari belakangan kembali ramai diperbincangkan.

Pasalnya sosok Sekda Teguh jarang tampak dimuka umum dalam kegiatan apapun, baik bersama Walikota Rahma maupun bersama Wakil Walikota Tanjungpinang Endang Abdullah.

Hal ini sungguh bertolak belakang saat Teguh baru dilantik menjadi Sekda pada November 2019 lalu.

Dimana saat itu Sekda Teguh sering mendampingi Walikota dan Wakil Walikota dalam agenda dan kegiatan apapun.

Kurang tampilnya Sekda Teguh dimuka umum bersama Walikota dan Wakil Walikota menimbulkan pertanyaan besar bagi sebagian masyarakat Tanjungpinang.

Mereka bertanya-tanya kemanakah sosok Sekda yang dahulu sangat sering mendampingi Walikota Tanjungpinang itu.

Spekulasi tentang keretakan hubungan Walikota dan Sekda pun kembali mencuat ketika Sekda sering absen pada agenda-agenda krusial yang disaksikan masyarakat ramai belakangan ini.

Salah satunya pada kegiatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terbatas yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Ketidak harmonisan hubungan antar keduanya ini membuat masyarakat resah. Ditakutkan persoalan ini akan berdampak pada kinerja pemerintah dan berimbas kepada masyarakat.

“Kami masyarakat meminta tolong kepada bu Walikota dan pak Sekda untuk menyudahi persoalan ini, kasianilah kami, jangan kedepakankan urusan pribadi fokuslah kepada masyarakat,” pinta Jusri Sabri salah seorang tokoh masyarakat Tanjungpinang.

(Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Novaliandri Fathir turut mengomentari terkait spekulasi keretakan hubungan Walikota dengan Sekda Kota Tanjungpinang)

Sementara itu Wakil Ketua I (Waka I) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Novaliandri Fathir menyayangkan persoalan ini terjadi berlarut-larut.

Menurut Fathir ada baiknya Walikota dan Sekda membuang egonya masing-masing dan fokus kepada masyarakat mengingat sosok Sekda sendiri tidak bisa dipisahkan dari roda pemerintahan.

“Kita berharap hubungan keduanya segera membaik karena bagaimanapun tidak bagus dilihat masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan karena Sekda tidak bisa dipisahkan, beliau pejabat strategis yang berhubungan langsung dengan anggaran dalam hal ini ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tanjungpinang,” ujar Fathir.

Fathir mengaku sudah mengetahui keretakan hubungan keduanya ini dari saat Sekda teguh mendapatkan surat pernyataan tahapan evaluasi kerja dari Walikota Rahma beberapa bulan yang lalu.

Disamping itu, dirinya juga sering mendengar dan melihat langsung kebenaran isu tersebut dilapangan. Dimana, terpantau olehnya Sekda Teguh jarang turun lapangan.

“Kalau kita lihat selama ini Sekda tidak pernah turun langsung, bahkan untuk PPKM terbatas kemarin saja dia tidak nampak hadir dilapangan, malahan kepala OPD lainnya yang nampak hadir,” ucapnya.

Seperti sudah kepalang benci, Fathir baru-baru ini juga mendapati informasi bahwa Walikota Rahma kembali mengusulkan Sekda Teguh yang belum genap dua tahun menjabat itu untuk diganti pada Desember 2021 ini.

“Informasi terbaru yang kita dapat katanya Walikota mengusulkan kembali pergantian Sekda pada Desember ini, ya kita sebagai anggota DPRD hanya mengingatkan kembali bahwa tidak semudah itu mengganti Sekda karena harus melalui tahapan-tahapan yang berlaku,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan atau Kabag Prokim, Boby Wira Satria menampik isu keretakan antara Walikota dan Sekda Tanjungpinang itu.

Menurutnya ketidak hadiran Sekda pada kegiatan yang melibatkan Walikota itu lantaran Sekda Teguh sedang mengisi agenda lain.

Disamping itu juga, kata Boby, Sekda Teguh selaku ketua TAPD Kota Tanjungpinang saat ini sedang sibuk melakukan pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD-P) 2021.

“Dibagi-bagi, beliau tidak ikut bersama Walikota dan Wakil Walikota karena mengisi agenda lain, apalagi saat ini sudah masuk pembahasan APBD-P 2021, beliau sebagai Ketua TAPD nya pasti sangat sibuk,” pungkasnya. (Angga)