Muhammad Nizar Serahkan Kunci Asrama Mahasiswa Kabupaten Lingga Tahap Pertama Kepada Ketua IMKL Kota Tanjungpinang

Katakepri.com, Lingga – Secara simbolis Bupati Kabupaten Lingga menyerahkan kunci asrama Mahasiswa Kabupaten Lingga tahap pertama kepada Ketua IMKL Kota Tanjungpinang.

Kunci tersebut diserahkan saat pengukuhan pengurus Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) Kota Tanjungpinang yang baru, priode 2021 – 2022.

Prosesi penyerahan kunci tersebut disaksikan Staf Ahli Bidang Perekonomian Prov Kepri Eko, Wakil Bupati Kabupaten Lingga Neko Wesha Pawelloy, Ketua DPRD Kabupaten Lingga Ahmad Nasirudin serta sejumlah Mahasiswa yang hadir pada saat itu.

Bupati Kabupaten Lingga Muhammad Nizar usai menyerahkan kunci asrama Mahasiswa Lingga tahap pertama tersebut mengatakan bahwa asrama permanen ini memang sangat dibutuhkan Mahasiswa asal Lingga yang berkuliah di Kota Tanjungpinang saat ini.

“Kite hari ini melihat dan menilai memang di Tanjungpinang ini pembangunan asrama Lingga harus lebih dipercepat mengingat jumlah Mahasiswa kita disini semakin banyak yang hampir mencapai angka seribu lebih yang tentunya memang harus ada asrama permanen itu,” ujarnya.

Meski baru asrama tahap pertama yang selesai dibangun, Nizar berjanji akan menunaikan sisa pembangunan asrama tersebut sesegera mungkin.

“Tenang saja masa kepemimpinan kita masih lama, dari 2021 sampai 2024. Jadi, sebelum berkahir jabatan kami Nizar – Neko sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lingga, sisa pembangunan itu pasti sudah kita tunaikan. Oleh sebab itu kita berharap APBD kite terus beranjak naik,” jelasnya.

Sementara itu Alfi Rian Syahputra selaku ketua IMKL Kota Tanjungpinang yang baru merasa senang dan bersyukur atas diserahkannya kunci asrama tahap pertama tersebut.

“Kami akan segera mengagendakan rapat untuk menentukan siapa yang akan menempati asrama tahap pertama tersebut. Kalau melihat kondisi dan situasi saat ini kemungkinan akan ditempati mahasiswa cowok terlebih dahulu,” kata dia.

Menurut Alfi, pada tahap pertama ini baru gedung asrama yang bisa dinikmati Mahasiswa. Fasilitas penunjang seperti, kursi, meja, tempat tidur dan lainnya masih dalam tahap pengajuan.

“Kalau untuk fasilitas, informasi yang kami dapatkan baru gedung saja, belum ada isinya. Kami sudah mengajukan ke bagian umum di Pemkab Lingga tinggal menunggu tindak lanjutnya saja,” pungkasnya. (Angga)